Miske Tinggalkan Bisnis Sepatu dan Sukses Berbisnis Rendang

Kompas.com - 24/05/2022, 08:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat pandemi Covid-19, tak sedikit pebisnis yang gulung tikar. Tapi di sisi lain, ada juga yang mencari peluang baru dari usaha yang sebelumnya sudah mereka geluti.

Seperti yang dilakukan Miske Niharda. Sebelum pandemi, Miske yang tinggal di Jakarta ini merupakan pebisnis yang bergerak di bidang sepatu. Namun seiring dengan berkurangnya aktivitas masyarakat, penjualan sepatu mengalami penurunan drastis.

Saat pandemi, usaha sepatu Miske mengalami penurunan hingga 75 persen, bahkan hampir kolaps.

Baca juga: Sukses Tak Pandang Usia, Ini Cara Memulai Bisnis Setelah Pensiun

Berangkat dari kondisi tersebut, Miske memilih untuk merintis usaha kuliner makanan khas Minang dengan menu andalan rendang.

Usaha kuliner tersebut dilabeli Nihar Chaniago. Ini muncul sebagai efek kegelisahannya akan dampak pandemi yang menggempur usaha sepatunya.

"Pandemi jadi kedua kalinya penyebab usaha sepatu saya jatuh. Pertama saat krisis 1998 dan kedua pandemi. Tapi, dari situlah dapat ide untuk mengembangkan usaha rendang," katanya kepada KONTAN dikutip Selasa (24/5/2022).

Memang, saat pandemi, mulai banyak orang yang memulai usaha kuliner, terutama makanan yang siap antar di saat pengetatan mobilitas. Hal yang sama juga terjadi pada Miske.

Dengan modal Rp 2 juta, ia memberanikan diri berbisnis rendang. Awalnya, pesanan yang datang hanya satu kilogram saja. Namun secara perlahan, pesanan yang datang semakin lama semakin menanjak.

Untuk pemasaran, seperti biasa, Miske juga mengandalkan pemasaran online. Yakni, lewat jalur media sosial serta dari marketplace. Dia menyebutkan, minimal satu hari bisa menerima pesanan lima kemasan rendang. Biasanya, puncak pesanan datang saat Ramadan.

Hasilnya, saat ini, Miske sanggup memproduksi 20 kilogram rendang atau 80 kemasan dalam satu bulan. Ia membanderol rendang buatannya seharga Rp 90.000 per 250 gram.

"Omzet, ya, kurang lebih Rp 16 juta rata-rata, kan, ada turun naiknya kalau usaha," ujarnya.

Sebagai informasi, produk-produk buatan Miske tak hanya rendang daging, namun juga ada rendang jengkol, rendang paru, rendang kacang, rendang ati, aneka sambal, aneka kue, dan snack box.

Baca juga: Sempat Viral dan Ditangkap, Ratu Keraton Agung Sejagat Purworejo Kini Buat Produk UMKM

 

Untuk produk selain rendang daging, Miske memberi banderol harga mulai dari Rp 65.000.

Miske mengklaim, rendang buatannya mampu bertahan lima bulan. Sementara bahan-bahan yang dia gunakan laiknya membuat rendang pada umumnya, yakni daging sapi dan kelapa.

Ke depan, Miske berharap, mampu meningkatkan pesanan yang masuk hingga 20 kemasan sehari.

Untuk mencapai target ini, dia gencar melakukan promosi di media sosial, termasuk juga kepada pelanggan produk sepatu lamanya.

Tak hanya promosi, Miske juga ingin memperbaiki kemasan rendang buatannya agar lebih menarik konsumen. Untuk upaya peningkatan kemasan, kini Miske berada di bawah binaan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA).

Selain itu, usaha sepatu Miske dengan label De'monte juga mulai jalan, setelah ada pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. (Ratih Waseso)

 

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Dari Sepatu Beralih Menjadi Pembuat Rendang Saat Pandemi

Promosikan UMKM Anda dengan beriklan di jaringan Kompas Gramedia lewat Pasangiklan.com. Konsultasikan strategi iklan bisnis Anda bersama tim sales Pasangiklan.com sekarang.

Sumber

Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tantangan Ekspor Ada di Mindset Pelaku UMKM

Tantangan Ekspor Ada di Mindset Pelaku UMKM

Program
Arabia Group Gandeng Sejumlah Pengusaha untuk Pasarkan Kopi Gayo

Arabia Group Gandeng Sejumlah Pengusaha untuk Pasarkan Kopi Gayo

Training
3 Tips Penting untuk Usaha Online agar Terhindar dari Konsumen Nakal

3 Tips Penting untuk Usaha Online agar Terhindar dari Konsumen Nakal

Training
Berkat Jojong, Mama Neli Berhasil Kembangkan Usaha Makanan Tradisional Manggarai Timur

Berkat Jojong, Mama Neli Berhasil Kembangkan Usaha Makanan Tradisional Manggarai Timur

Training
Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Menggunakan Pinjol untuk Bisnismu

Perhatikan Hal-Hal Berikut Sebelum Menggunakan Pinjol untuk Bisnismu

Training
4 Alasan Warteg jadi Bisnis yang Punya Peluang Untung Besar

4 Alasan Warteg jadi Bisnis yang Punya Peluang Untung Besar

Program
Ini 'Social Commerce' yang Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Berjualan

Ini "Social Commerce" yang Bisa Dimanfaatkan UMKM untuk Berjualan

Training
Kisah Mak Upit, Rintis Bisnis Buah Kering saat Pandemi hingga Beromzet Rp20 Juta

Kisah Mak Upit, Rintis Bisnis Buah Kering saat Pandemi hingga Beromzet Rp20 Juta

Jagoan Lokal
Sandiaga Uno: UMKM adalah Obat Mujarab dalam Menghadapi Resesi

Sandiaga Uno: UMKM adalah Obat Mujarab dalam Menghadapi Resesi

Program
Petani Kopi Terancam Rugi Finansial Gara-gara Cuaca, Ini Cara Zurich Syariah Beri Perlindungan

Petani Kopi Terancam Rugi Finansial Gara-gara Cuaca, Ini Cara Zurich Syariah Beri Perlindungan

Training
Cara Bikin Video Promosi Masuk FYP TikTok

Cara Bikin Video Promosi Masuk FYP TikTok

Training
Bantu UMKM Melapak, Pemkab Purworejo Luncurkan Larisi Purworejo

Bantu UMKM Melapak, Pemkab Purworejo Luncurkan Larisi Purworejo

Program
Kisah UMKM Rana Tonjong, Eksis Produksi Kain Songke Manggarai Timur

Kisah UMKM Rana Tonjong, Eksis Produksi Kain Songke Manggarai Timur

Jagoan Lokal
Mengintip Strategi Sentra Kerajinan di Manggarai Timur Angkat Produk Lokal

Mengintip Strategi Sentra Kerajinan di Manggarai Timur Angkat Produk Lokal

Jagoan Lokal
Siap Produksi, KemenKopUKM Terima Dokumen SNI 098:2022 Minyak Makan Merah dari BSN

Siap Produksi, KemenKopUKM Terima Dokumen SNI 098:2022 Minyak Makan Merah dari BSN

Training
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.