JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung gerakan sustainable fashion (fesyen berkelanjutan) dengan menggelar pelatihan warna alami untuk tenun di Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur.
Gerakan ini merupakan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), agar tenun dihasilkan dari benang alami yang ramah lingkungan. Hal ini disampaikan EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn.
“Prinsip berkelanjutan sekarang sudah diterima di hampir semua sektor, sehingga melalui program pembinaan penenun di TTS yang memiliki tradisi wastra yang unggul, bisa menyesuaikan dengan tren sustainable fashion,” tutur Hera.
Pelatihan bersama Perkumpulan Warna Alami Indonesia (Warlami) ini mendorong penenun di TTS menggunakan bahan pewarna alam, seperti indigo tinctoria, kayu kuning, mahoni dan kayu niko yang tumbuh di daerah Soe dan sekitar.
Diikuti sebanyak 30 peserta, BCA berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pendapatan para perempuan penenun. Mengingat, tren sustainable fashion kini kerap digaungkan.
“Dengan pelatihan yang kami adakan tersebut, perempuan penenun di TTS, NTT dapat meningkatkan pendapatan mereka dari menenun karena selaras dengan pasar dan tren saat ini,” sambung Hera.
Penggunaan bahan alami dari daerah sekitar untuk menghasilkan tenun, juga merupakan upaya untuk membangkitkan perekonomian daerah dan juga keluarga penenun.
Mayoritas penenun yang merupakan perempuan dan ibu rumah tangga, dinilai BCA dapat menjadi tonggak agar perekonomian dapat bertumbuh secara signifikan.
“Perempuan di TTS, NTT tidak saja bertindak sebagai ibu rumah tangga, tetapi juga berperan dalam membantu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Mudah-mudahan pelatihan ini dapat meningkatkan wawasan, skill, dan berdampak signifikan terhadap perubahan ekonomi di keluarga,” tutup Hera.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.