KOMPAS.com – Bibli menyiapkan layanan yang memenuhi standar halal melalui Blibli halal yang didukung oleh Blibli warehouse.
VP Supply Management PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) Sindu Sirat menuturkan, komitmen perusahaan dalam memenuhi standar halal dilakukan melalui pemilihan produk, pengemasan produk, mengeluarkan produk dari dalam gudang, dan diserahkan ke kurir.
Baca juga: Bangun Gudang di Marunda, Blibli Perkuat Kapabilitas Logistik
“Jadi, proses di gudang ada tiga yang utama. Pertama, penerimaan, penyimpanan atau storage, fulfillment atau pemenuhan layanan order dari customer,” ungkapnya, Selasa (27/6/2023).
Dia menuturkan, selain penanganan standard halal, Blibli juga membantu merchant untuk pengurusan sertifikat halal hanya memakan waktu kurang lebih selama satu bulan. Namun demikian, persiapan untuk pengajuannya bisa memakan waktu lebih lama karena merchant harus mengetahui seperti halal dengan mengikuti pelatihan intensif, dan tes.
Baca juga: Blibli Bersama BI dan IFC Dukung Eksistensi Produk UMKM Terbaik Jateng
Setelah mendapatkan sertifikat sebagai pemilik halal, Blibli membentuk manajemen produk halal yang berisi ketua tim dan anggota untuk mengimplementasikannya.
Sindu Sirat juga mengatakan, mulai dari 17 Oktober 2024 terdapat tiga kriteria produk yang wajib memiliki sertifikat produk halal.
Produk tersebut adalah makanan dan minuman, bahan baku atau bahan pembantu untuk makanan dan minuman, dan tempat penyembelihan atau rumah potong hewan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.