LAMPUNG, KOMPAS.com - Banyak pebisnis yang mengalami masa-masa pahit ketika mereka memulai usaha. Namun di satu titik, mereka bisa membalik keadaan ketika telah berhasil menemukan kekuatannya.
Hal ini pula yang dialami oleh Robby Herdian ketika merintis bisnis. Dan, produk bakpao menjadi titik balik bagi owner Ghanias Cake tersebut untuk bangkit dari keterpurukan.
Hingga kini, bisnis panganan kue yang dirintis oleh Robby termasuk ramai di salah satu e-commerce dalam negeri.
Baca juga: Diolah Menjadi Mi, Sagu Ambon Semakin Dilirik Konsumen
Robby mengungkapkan sebelum memulai bisnis kue itu, dia sebenarnya bergelut di bisnis jual-beli pertanian seperti cokelat, singkong hingga kopi. Tak tanggung-tanggung, dalam sehari dia mampu menjual hingga 90 ton hasil bumi.
"Tahun 2012 sampai 2013 bisnis kita hancur lebur karena hasil bumi terdampak el Nino," kata Robby ditemui di gerai Ghanias Cake, Kamis (8/2/2024) pagi.
Kondisi keuangan Robby ketika itu mencapai titik nadir. Semua harta benda terjual habis, mobil dan sepeda motor terpaksa dilego untuk menutup kerugian.
Robby mengaku ketika itu kondisi kejiwaannya depresi berat.
"Sampai anakku harus keluar sekolah karena memang tidak ada biaya dua-duanya. Aku sudah depresi berat," katanya.
Hingga pada suatu hari, sebuah momen membuatnya tergugah untuk kembali bangkit. Momen itu berhubungan dengan kue bakpao.
Ketika itu, seorang pedagang bakpao keliling melintas di depan rumah. Sang anak sudah merengek minta dibelikan.
"Saya beli 1 bakpao, harganya Rp 2.500. Pas mau bayar, saya cari seisi rumah nggak ada duit sama sekali," katanya.
Sambil menahan rasa malu, Robby meminjam uang sebesar Rp 2.500 ke tetangganya untuk membayar bakpao itu.
Dari momen itu, Robby berpikir untuk merintis usaha kue. Karena saat mencari uang untuk membayar bakpao, Robby menemukan buku catatan sang istri yang berisi aneka resep kue.
Robby dan istri lalu mulai bereksperimen dengan resep-resep tersebut. Hingga mulai berani mencoba menjual ke tetangga dan kolega.
Gayung bersambut, kue buatan Robby dan istrinya mendapat apresiasi dan pesanan pun berkelanjutan. Dia memutuskan memberi merek "Ghanias Cake" yang merupakan nama putranya pada tahun 2017 silam.
Baca juga: “Personal Hygiene” yang Wajib Diketahui Pelaku Usaha Makanan