Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM

Kompas.com, 13 November 2025, 13:09 WIB
Nugraha Perdana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

"Banyak laporan yang datang ke OJK Malang ada surat tahu-tahu minta agar pinjaman saya hanya membayar pokok saja atau dengan berbagai alasan tidak mau membayar bunga," keluhnya.

Ia menjelaskan bahwa proses restrukturisasi wajib melibatkan pertemuan langsung antara pihak bank dan nasabah untuk verifikasi kondisi usaha.

"Proses restrukturisasi harus ketemu dengan nasabah langsung. Harus dicek, harus dilihat usahanya. Kalau cuma surat saja ya sama lembaga keuangan tidak ada artinya banyak. Nanti bank akan ngecek dulu. Misalnya angsurannya Rp 500.000 menjadi Rp 200.000, atau jangka diperpanjang, itu bisa. Tapi setelah banknya melihat langsung kondisinya memang usahanya turun," ungkapnya. 

Farid juga menjelaskan, tingginya penyaluran kredit dari total Rp 109,64 triliun ini didominasi oleh kredit modal kerja. Hal ini, menurutnya, menjadi sinyal positif bahwa banyak masyarakat mengakses perbankan untuk meningkatkan usaha mereka.

"Sebagian besar itu kredit modal kerja. Jadi akan membantu pertumbuhan ekonomi lah di wilayah kerja OJK Malang," tambahnya.

Mengenai tren pertumbuhan penyaluran kredit, Farid menilai angkanya relatif stabil. 

"Kalau saya melihatnya itu relatif stabil ya. Kalaupun turun ya turun dikit gitu loh, nol koma sekian persen lah. Enggak sampai terlalu signifikan," jelasnya. 

Baca juga: Soroti Perpres Ojol, Maxim Dorong Pengemudi Diakui sebagai Pelaku UMKM

"Intinya kalau pertumbuhan kreditnya masih bagus, berarti kan pengembangan ekonomi di masyarakat terus tumbuh," lanjutnya. 

Sementara itu, saat disinggung mengenai kaitan pertumbuhan kredit dengan gelontoran dana Rp 200 miliar yang telah diupayakan Menteri Keuangan, Purbaya beberapa waktu lalu kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Farid menyebut ada kemungkinan dampak positif. 

"Secara tidak langsung iya ya, kemungkinan akan ada. Karena itu kan diberikan ke Himbara (pusat), nanti akan sebagian disalurkan ke kantor wilayah. Sebagian mungkin juga ada yang di wilayah kantor OJK Malang, cuman angkanya berapa kita tidak bisa ketahuan," katanya.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau