Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Ide Bisnis di Bulan Ramadhan yang Bisa Datangkan Cuan Tambahan

Kompas.com, 1 April 2022, 19:31 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Apa saja ide bisnis di bulan Ramadhan? Ya, jangan bingung. Ada banyak peluang usaha selama bulan Ramadhan terbuka lebar. 

Kamu bisa mulai menyiapkan modal untuk berbisnis di bulan Ramadhan. Tak ada kata terlambat dalam memulai usaha. 

Biasanya bulan Ramadhan menjadi momen untuk mencari cuan. Banyak bisnis dadakan yang bisa mendatangkan cuan. 

Berikut ide bisnis yang bisa dicoba selama bulan Ramadhan seperti dirangkum dari Cermati.com.

1. Takjil

Bulan Ramadhan tak lepas dari berbuka puasa. Setiap orang yang berpuasa biasanya akan mencari makanan dan minuman untuk berbuka puasa.

Ya, inilah peluang usaha yang bisa kamu tangkap. Kamu bisa menjajakan makanan dan minuman yang cocok untuk berbuka puasa.

Kamu bisa menjual minuman seperti es kelapa muda, es buah, kolak, dan minuman segar lainnya. Makanan yang bisa dijajakan seperti gorengan, bihun goreng, dan lainnya.

Untuk lokasi jualan, kamu bisa menggunakan halaman rumah, pinggir jalan, atau bahkan ke kantor. Untuk memulai usaha, kamu bisa memulai dengan modal dari Rp300.000 hingga Rp1 juta.

2. Catering makanan

Sebelum memulai puasa, umat muslim akan melakukan sahur. Tak semua orang memiliki waktu untuk menyiapkan waktu sahur. 

Inilah peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan untuk menambah cuan. Kamu bisa menjual makanan untuk sahur dan memberikan jasa antar makanan.

Usaha catering makanan untuk sahur akan memudahkan mereka yang terlalu sibuk atau tak sempat menyiapkan makanannya sendiri.

Biaya modal yang dibutuhkan untuk memulai bisnis ini sangat bervariasi tergantung pada berapa jumlahnya dan apa menunya.

3. Jualan buah

Ilustrasi buah jerukJen Gunter Ilustrasi buah jeruk

Buah salah satu asupan makanan yang diperlukan untuk menjaga tubuh tetap fit saat menjalankan puasa. Selain itu, buah juga disantap sebagai pencuci mulut setelah sahur maupun buka puasa.

Buah-buahan juga biasanya diperlukan oleh orang yang membuat takjil sendiri, seperti kolang-kaling, timun suri, dan es blewah.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau