MALANG, KOMPAS.com - Keluhan terkait sulitnya memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan produk menjadi persoalan klasik yang dihadapi banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) menggelar pelatihan bertajuk Empowering UMKM.
Kegiatan yang dihelat di Malang Creative Center (MCC), Kamis (2/10/2025), ini membekali 60 UMKM binaan dari lima kecamatan yang ada dengan keterampilan praktis di dunia digital.
Tujuannya yakni agar para pelaku usaha mampu memanfaatkan platform media sosial, kecerdasan buatan (AI), hingga e-commerce untuk mendongkrak omzet.
Salah satu peserta, Maira Wasti, pemilik usaha roti lapis (sandwich) Wanpaku, mengaku penjualannya selama ini hanya berputar di lingkaran kenalannya saja. Ia merasa terjebak dalam promosi konvensional yang tidak mampu menjangkau konsumen baru.
"Selama ini penjualan hanya dari orang-orang yang saya kenal saja melalui WhatsApp Status. Saya ingin produk ini dikenal luas, bukan hanya di kalangan teman," ungkap Maira pada Kamis (2/10/2025).
Dengan produksi harian sekitar 15-20 porsi seharga Rp 15 ribu setiap produk, Maira berharap pelatihan ini dapat membuka jalan bagi usahanya untuk berkembang lebih besar.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Keuangan, M. Sailendra, mengatakan bahwa transformasi digital adalah kunci penguatan ekonomi. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, Jawa Timur berkontribusi sebesar 25 persen terhadap perekonomian Pulau Jawa.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dengan Indosat ini. Sinergi antara pemerintah dan sektor swasta adalah langkah nyata untuk memastikan UMKM memahami kekuatan media sosial dalam mencapai target pasar yang lebih luas," tegas Sailendra.
Sementara itu, EVP Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison, Fahd Yudhanegoro, menekankan pentingnya penguasaan media sosial untuk meningkatkan daya saing.
Menurutnya, di Malang memiliki potensi besar yang perlu didukung oleh infrastruktur digital yang andal.
"Kami berharap inisiatif ini tidak hanya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Malang dalam jangka panjang," ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan para ahli di bidangnya, seperti Anisa Rachmadya Putri (Co-Founder & CMO Alecta Global Investama) yang membahas strategi peningkatan nilai produk, Ali Masduki (Pengurus Rumah Literasi Digital) yang mengupas optimasi AI dan Instagram, serta Fahri Rizal (Brand Activation, Digital, & Social Media Tri) yang membagikan tips memaksimalkan TikTok Shop secara efektif.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya