Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi

Kompas.com, 28 Juli 2026, 20:45 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

BOGOR, KOMPAS.com – IPB University memperkuat upaya hilirisasi hasil riset melalui program inkubasi bisnis PRIME Science Techno Park (STP) 2026.

Sebanyak 49 startup berbasis inovasi mengikuti program inkubasi yang dirancang untuk membantu hasil penelitian berkembang menjadi bisnis yang berdaya saing dan memberi dampak ekonomi.

Program yang dikelola Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB tersebut diawali dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) bagi hasil sekaligus pembukaan Bootcamp Startup bertajuk Build Impactful Business, Senin (20/7).

Baca juga: Tak Takut Gelembung Pecah, Jeff Bezos Borong 5 Startup AI Sekaligus

Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet mengatakan perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan riset, tetapi juga perlu memastikan inovasi yang lahir dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan dunia usaha.

Menurut dia, program inkubasi dirancang sebagai ekosistem pendampingan jangka panjang agar startup tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan, tetapi mampu berkembang menjadi perusahaan yang berkelanjutan.

"Melalui PRIME STeP, kami ingin membangun ekosistem inkubasi bisnis yang berkelanjutan. Program ini tidak berhenti pada pelatihan atau pendampingan semata, tetapi mendorong hasil riset dan inovasi kampus agar dapat dihilirisasi, dikomersialisasi, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri," ujar Alim akhir pekan lalu.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan Adziman mengatakan membangun startup merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan kemampuan beradaptasi, kolaborasi, dan ketekunan.

Ia menilai keberhasilan perusahaan rintisan tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga kemampuan para pendirinya membangun model bisnis dan jejaring yang mampu menarik investasi.

"Impact tidak dapat dibangun dalam semalam. Startup harus bertumbuh selangkah demi selangkah, memperkuat ekosistem, membuka kolaborasi, dan menyiapkan diri agar mampu menarik investasi untuk menciptakan dampak yang lebih luas," kata Fauzan.

Riset yang bermanfaat

Senada, Project Manager PRIME STeP Asian Development Bank (ADB), Theresia Sembiring, mengatakan keberhasilan riset tidak berhenti pada publikasi ilmiah.

Menurut dia, hasil penelitian baru memberikan nilai ketika mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menciptakan peluang ekonomi.

"Keberhasilan riset tidak berhenti pada publikasi. Keberhasilan yang sesungguhnya adalah ketika hasil riset mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, menciptakan nilai tambah, dan membuka peluang ekonomi, salah satunya melalui pengembangan startup," ujarnya.

Selama dua hari pelaksanaan bootcamp, para peserta memperoleh pembekalan mengenai kepemimpinan, strategi bisnis, pemasaran, penyusunan pitch deck, transformasi organisasi, hingga tata kelola dan pelaporan keuangan.

Baca juga: IPB University Kucurkan Hibah untuk Akselerasi Startup dan Hilirisasi Riset

Program tersebut juga menjadi ruang bagi startup untuk membangun jejaring dengan mentor, praktisi industri, serta calon mitra dalam mengembangkan model bisnis yang lebih matang.

Setelah pembukaan bootcamp, Fauzan bersama Rektor IPB meninjau berbagai inovasi yang dipamerkan oleh startup peserta inkubasi.

Melalui PRIME STeP 2026, IPB berharap startup binaannya mampu mempercepat hilirisasi inovasi kampus sekaligus membangun perusahaan berbasis teknologi yang memiliki model bisnis berkelanjutan dan memberikan dampak bagi perekonomian nasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau