Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Ide Bisnis yang Bisa Dicoba Menjelang Imlek, Apa Saja?

Kompas.com, 14 Januari 2023, 13:15 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Sudah menjadi agenda rutin setiap tahun bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Tionghoa untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Diperingati pula sebagai Chinese New Year, ada banyak hal menarik yang biasanya dilakukan di perayaan tersebut. Beberapa di antaranya adalah pesta atau festival dengan tema adat Tionghoa, pertunjukkan barongsai, dan lain sebagainya.

Di samping itu, tidak jarang pula masyarakat yang merayakan tahun baru Imlek dengan cara berkumpul bersama keluarga besar. Alhasil, hal tersebut membuat mereka perlu melakukan banyak persiapan untuk menyambut perayaan tersebut, misalnya, membersihkan rumah, menyiapkan kue serta hidangan, hingga pakaian khas Imlek.

Secara tidak langsung, hal tersebut juga membuat sejumlah sektor bisnis mengalami lonjakan permintaan. Lantas, bisnis seperti apa yang biasanya laris manis menjelang perayaan Imlek ini?

Nah, jika Anda ingin tahu, simak 6 ide bisnis yang dijamin laris manis saat perayaan Imlek seperti dilansir dari Cermati.com sebagai berikut.

1. Aksesoris Khas Imlek

Ketika merayakan tahun baru Imlek, sudah pasti pernak pernik atau aksesoris dengan tema tersebut laris manis diborong pembeli. Beberapa contoh pernak-pernik yang biasa dijual saat menjelang perayaan tersebut adalah stiker dinding, lampion, aksesoris petasan, dan banyak lagi yang lain.

Yang penting, sesuaikan jenis aksesoris yang dijual sebagai ide bisnis menjelang Imlek memiliki khas serta dominasi warna emas dan merah. Pasalnya, kedua warna ini merupakan pelambangan dari kekayaan, keberuntungan, dan kebahagiaan bagi kaum Tiongkok yang memeriahkan tahun baru tersebut.

2. Pakaian Khas Imlek

Mendekati hari-H, pasti banyak orang yang mencari pakaian dengan ciri khas Imlek. Tak mengherankan pula jika hal tersebut membuat pelaku bisnis dalam bidang fashion turut memanfaatkan momen tersebut untuk memastikan stok pakaian khas Imlek tersedia karena memang mudah dijual menjelang perayaan tahun baru ini.

Terlebih, pakaian yang sering dicari tidak terbatas pada jenis produk khas, misalnya, Cheongsam saja. Akan tetapi, pakaian lain yang kerap dikenakan ketika berkegiatan sehari-hari juga lebih banyak dicari sebagai persiapan untuk perayaan tahun baru Imlek.

3. Dekorasi Bunga

Tidak hanya aksesoris dan pakaian, dekorasi bunga bertemakan Imlek juga pasti banyak dicari. Alasannya karena tidak sedikit orang yang merayakan tahun baru tersebut menghiasi huniannya dengan dekorasi bunga yang bisa disusun atau diletakkan di atas meja.

Namun, perlu dipahami jika tidak semua jenis bunga cocok untuk dijadikan sebagai dekorasi di perayaan khas Tiongkok ini. Beberapa contoh jenis bunga yang tak boleh dilewatkan ketika mendekati waktu perayaan Imlek adalah Bunga Bakung, Krisan, dan Lucky Bamboo.

4. Buah Segar

Berjualan buah segar juga dapat dijadikan sebagai ide bisnis yang menjanjikan jelang Imlek. Dalam acara kumpul keluarga atau semacamnya, tidak jarang buah segar dijadikan sebagai sajian atau hidangan sampingan.

Tentunya, pilih jenis buah segar yang memang identik dengan tema atau nuansa Imlek, seperti, apel, anggur, dan juga jeruk Ponkam. Berbagai jenis buah tersebut juga bisa menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin mengirim hantaran untuk orang terdekatnya.

Baca juga: Perayaan Imlek dari Berbagai Negara di Tengah Pandemi

5. Kue Kering dan Cake

Ide bisnis selanjutnya adalah berbisnis kue kering dan cake. Sebagai perayaan yang umum dilakukan dengan berkumpul bersama orang terdekat, seperti keluarga dan relasi, tak mengherankan jika jajanan seperti ini biasa dijadikan camilan untuk dinikmati.

Tak harus rumit, ada banyak jenis jajanan dan kue kering yang biasa dibeli di perayaan ini. Misalnya, nastar, kue putri salju, kue kacang, dan kastangel merupakan beberapa contoh jajanan favorit banyak orang untuk merayakan suatu acara tertentu.

6. Hampers dan Parsel

Jenis bisnis terakhir yang bisa dijalani dan berpotensi mampu menghasilkan banyak cuan menjelang Imlek adalah parsel dan hampers. 

Ada beragam jenis hampers dan parsel yang bisa disesuaikan dengan tema edisi Imlek, sebagai contoh, hampers dengan isian kue, biskuit, buah, dan sebagainya. Untuk melengkapinya, sisipkan pula kartu ucapan sesuai permintaan pembeli agar bisa dibaca penerima bingkisan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau