Editor
JAKARTA, KOMPAS.com – Inkubator Bisnis Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University meraih predikat "Inkubator Bisnis Terbaik Grade A" pada Pemeringkatan Lembaga Inkubator 2026 yang diselenggarakan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Predikat tersebut menempatkan LPA2I IPB sebagai salah satu dari 17 lembaga inkubator terbaik di Indonesia yang dinilai memiliki kapasitas unggul dalam membina usaha rintisan (startup) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penyusunan proposal, presentasi di hadapan tim penilai Kementerian UMKM, hingga verifikasi lapangan yang dilakukan pada Juni 2026 di Startup Center LPA2I IPB.
Baca juga: IPB University Pamerkan Inovasi Hasil Riset untuk Petani dan Nelayan di PENAS XVII Gorontalo
Kepala LPA2I IPB University, Handian Purwawangsa, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi lembaganya untuk terus memperkuat pembinaan terhadap startup dan UMKM berbasis inovasi.
"Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kinerja Inkubator Bisnis LPA2I IPB dalam mengembangkan UMKM dan startup inovatif yang berdaya saing, tangguh, serta berkelanjutan," ujar Handian dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (1/7/2026).
Penghargaan diserahkan dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di SMESCO Indonesia, Jakarta, Senin (29/6/2026). Sertifikat diberikan langsung oleh Menteri UMKM bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian kepada perwakilan 17 inkubator bisnis terbaik nasional.
Pemeringkatan inkubator bisnis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan nasional melalui peningkatan kualitas lembaga pendamping usaha.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, mengatakan festival tersebut tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga bagian dari integrasi berbagai program pemerintah untuk meningkatkan daya saing UMKM.
Berbagai program yang digelar dalam festival antara lain fasilitasi legalitas usaha, akad Kredit Usaha Rakyat (KUR), pameran produk UMKM, layanan konsultasi usaha, lokakarya pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), hingga penghargaan bagi inkubator bisnis terbaik.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya peran UMKM sebagai penopang perekonomian nasional. Menurut dia, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas layanan bagi pelaku usaha, salah satunya melalui transformasi pendataan dan layanan digital SAPA UMKM.
Baca juga: IPB University Kucurkan Hibah untuk Akselerasi Startup dan Hilirisasi Riset
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan DPR akan terus mendukung kebijakan yang memperkuat iklim usaha bagi UMKM melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Capaian LPA2I IPB menambah daftar lembaga inkubator yang dinilai mampu mendukung lahirnya startup dan UMKM berbasis inovasi, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan kewirausahaan di Indonesia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya