Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

BNPT Lakukan Deradikalisasi melalui Pembentukan Koperasi Kopi

Kompas.com, 30 Januari 2024, 10:55 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Pemerintah Kabupaten Temanggung membangun Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) di Desa Bansari yang berlokasi di lereng Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Kawasan tersebut kini menjadi pusat pendidikan dan pelatihan kehutanan guna menguatkan program deradikalisasi berbasis kesejahteraan kepada eks narapidana terorisme atau biasa disebut mitra deradikalisasi.

Kawasan hutan dengan tujuan khusus tersebut memiliki luas kurang lebih 100 hektare yang didalamnya dotanami kopi serta didirikan koperasi sebagai organisasi untuk mengelola kegiatan tersebut.

Baca juga: KemenKopUKM Dorong PLUT Fokus Bangun Produk Khas Daerah dan Berjejaring

Kepala Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Herlan, menyampaikan program tetap berjalan, masih konsisten dilakukan karena petani penggarap sudah komitmen menggarap lahan 100 hektare tersebut.

Pada akhir tahun 2023, para petani penggarap baru saja mendapat bantuan lagi tanaman kopi 50.000 batang dari Kementerian Pertanian.

Eks napiter atau mitra deradikalisasi itu hanya terlibat di koperasi, sedangkan yang di lahan kopi itu tidak ada keterlibatan mantan napiter.

Selain petani penggarap lahan Perhutani terlibat di koperasi kopi tersebut, para mantan napiter juga sebagai anggota tetap koperasi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Temanggung Djoko Prasetyono menyampaikan KTN tersebut menjadi alat pendekatan dari Badan Nasional Penanggulangan Terosisme (BNPT) kepada eks napiter.

"Mudah-mudahan dapat berkontribusi kepada negara, bagaimana (hasilnya setelah) mendirikan Kawasan Terpadu Nusantara yang mengembangkan nilai-nilai kebangsaan dan moderasi beragama," ujarnya sebagaimana dikutip dari Antara, Selasa (30/1/2024).

Baca juga: Cerita Lilia Merintis Renaco, Ciptakan Olahan Kurma Coklat hingga Kopi

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT sebelumnya mengadakan nota kesepahaman dengan Perhutani terkait dengan pemanfaatan lahan hutan lindung di lereng Gunung Sindoro seluas 15 hektare.

Setelah berkembang, lalu diperluas menjadi 100 hektare yany meliputi enam desa di Kecamatan Bansari.

Model pembinaan eks napiter di kawasan itu pada prinsipnya yakni menggunakan pendekatan kesejahteraan dengan berkarya di bidang pertanian, pariwisata, sekaligus dipadukan dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau