Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Punya Bisnis Aroma Terapi? Ini Barang Lain untuk Melengkapinya

Kompas.com, 3 Maret 2024, 13:18 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Saat berbisnis, kamu bisa menjual alat dan aksesoris tambahan untuk melengkapi produk usaha kamu. Selain mempermudah klien membeli semua perlengkapan dari satu toko, kamu juga bisa mendapat penghasilan tambahan.

Salah satunya dalam bisnis produk aroma terapi. Selain produk aroma terapi sebagai produk utama, ternyata ada alat yang mendukung penggunaannya. Seperti tungku bakar dan diffuser untuk minyak aroma terapi, hingga incense holder untuk aroma terapi model dupa.

Seperti yang dilakukan Novi Novi Gunarsanti, owner Viko Collection Aromatic Therapy and Spa Material sejak tahun 2001. Dia Tidak hanya menjual aroma terapi saja, tapi juga menyediakan alat pendukung berupa tungku bakar yang dibuat secara handmade.

Kalau kamu ingin mulai berbisnis aroma terapi, simak apa saja yang perlu kamu sediakan untuk etalase usahamu

Jenis aroma terapi

Bahan utama pembuatan aroma terapi berasal dari nilam yang dicampurkan dengan aroma lain. Kemudian dibuat dalam bentuk minyak dan dupa.

Baca juga: Dorong Siswa Berwirausaha, SMK Ini Berhasil Produksi Sabun Aroma Terapi

“Aroma terapi ini terbuat dari tanaman nilam. Kemudian nilam ini di mix dengan campuran aroma sepeti aroma bunga ataupun buah sesuai selera” ungkap Novi saat diwawancarai oleh Kompas.com di acara INACRAFT 2024 pada Rabu, (28/02/2024).

Alat tungku bakar

Minyak aroma terapi disiapkan dengan menaruh sedikit air di atas tungku kemudian minyak aroma terapi diteteskan. Lilin bakar ditaruh di bawah tungku. Air yang di-steam akan mengeluarkan aroma yang harum.

Oleh karena itu minyak aroma terapi membutuhkan media tambahan berupa tungku bakar. Tungku ini dibuat dari gerabah yang dibentuk dan dipanaskan.

“Alat pelengkap aroma terapi ada tungku bakar dari keramik. Tungku ini dicetak dari tanah liat. Kemudian harus dibakar dengan suhu sekitar 1.100 derajat Celcius. Fungsinya apa? Agar kalau ditaruh lilin tidak mudah pecah. Tungku di sini juga dilapisi dengan glasir biar cairan aroma terapi di atasnya nggak bocor,” papar Novi.

Diffuser

Selain dengan tungku bakar, kini hadir alat diffuser elektronik untuk menggunakan minyak aroma terapi. Alat ini lebih mudah dan praktis penggunaannya.

Baca juga: Belajar Manfaatkan Komoditas Daerah, Siswa SMK Ini Hasilkan Sabun Aroma Terapi

Dengan cara yang sama yaitu menuangkan air kemudian teteskan 2-3 tetes cairan minyak aroma terapi. Diffuser akan mengeluarkan uap dengan wangi aroma terapi.

Incense Holder

Aroma terapi tidak hanya berbentuk minyak, namun ada juga dalam bentuk dupa.

“Ada juga yang model dupa. Kalau yang ini cara penggunaannya dinyalakan atau dibakar. Stik dupa akan habis dalam waktu 30 menit” ucap Novi.

Untuk itu, dupa aroma terapi membutuhkan alat tambahan berupa incense holder. Ini merupakan alat penyangga untuk menancapkan dupa. Kamu bisa menjual alat ini untuk menunjang bisnis aroma terapi.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau