Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Rahasia Sukses Membangun Bisnis

Kompas.com, 30 Mei 2022, 09:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Kesuksesan dalam berbisnis tentu menjadi impian setiap pengusaha. Untuk menuju kesuksesan, setiap pengusaha tak hanya perlu modal materi dan teknik manajemen melainkan mental bisnis yang kuat.

Mengapa mental bisnis yang kuat? Mental bisnis yang kuat penting untuk dimiliki sebagai bekal menghadapi segala macam tantangan yang muncul dalam berbisnis.

Di masa pandemi, pengusaha yang memiliki keberanian, pantang menyerah, strategi yang baik, pola pikir (mindset) dan mental pengusaha yang kuatlah yang akan bertahan.

President of ASPIRASI (Asosiasi Penulis dan Inspirator Indonesia), William Wiguna mengatakan,  pandemi Covid-19 pelaku usaha dituntut untuk berpikir pintar dan kreatif.

Jika tak memiliki usaha yang kreatif, maka pengusaha akan tertinggal dengan yang lain. Maka dari itu, pelaku usaha harus bisa untuk tak pernah puas dan tak pernah berhenti untuk berinovasi.

Ada dua modal penting untuk menjadi pengusaha yang pintar dalam mengembangkan bisnis. Yang pertama adalah kesiapan mindset (pola pikir) serta pengetahuan tentang strategi membangun bisnis yang benar.

William menjelaskan mindset merupakan ukuran kekuatan seorang pengusaha dalam memegang kendali bisnis yang dijalankan.

“Pengusaha memiliki kewajiban untuk mengembangkan mindset agar bisnis bisa bertahan dan bertumbuh,” kata William seperti dikutip dari SahabatUMKM.id.

William menyebutkan, sangat penting untuk mengubah mindset saaat membangun usaha. Memulai usaha di tengah pandemi Covid-19 tentu sulit dan perlu beberapa langkah yang dilakukan.

“Setelah berdiri, masih banyak pula hal yang harus dikerjakan agar usaha bisa terus berkembang serta mencapai target sesuai kemampuan Anda,” lanjut William.

Dengan kemampuan yang dimiliki, pengusaha harus menentukan strategi bisnis yang tepat. Karena strategi yang matang akan memudahkan pelaku usaha dalam menentukan arah bisnis dan menjalankan usaha yang diinginkan.

Di sisi lain, ketatnya persaingan di dunia bisnis juga menuntut pelaku usaha untuk siap bertarung dan menghadapi risiko yang sewaktu-waktu bisa muncul.

William juga menganggap jika faktor hoki ataupun keberuntungan cukup berpengaruh bagi keberhasilan bisnis.

Yang perlu dipahami oleh banyak orang adalah, di balik sebuah keberuntungan terdapat usaha keras orang-orang yang memperjuangkan bisnisnya. Mereka berusaha dan kemudian menemukan keberuntungan mereka dengan cara masing-masing.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau