Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Hobi yang Bisa Dijadikan Bisnis, Tertarik Coba?

Kompas.com, 2 Agustus 2022, 20:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap orang pasti punya hobi yang biasa dilakukan secara rutin atau jarang. Melakukan hobi tentunya bisa menyegarkan pikiran dan menyenangkan perasaan.

Nah, bagaimana jika hobi bisa menghasilkan uang? Tentunya akan sangat menggiurkan untuk dicoba. 

Hobi yang menghasilkan uang akan bisa mengurangi pengeluaran. Pasalnya, hobi tentu perlu modal untuk dijalaninya.

Saat hobi dijadikan ide untuk menghasilkan uang tentu ada yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah pilihlah hobi yang benar-benar disukai.

Cobalah kenali hobi yang paling kamu sukai dan bisa membuat dirimu senang. Berikut sejumlah hobi yang bisa dijadikan ide bisnis seperti dirangkum dari cermati.com.

1. Hobi Masak

Hobi yang paling umum bisa menghasilkan uang adalah hobi masak. Kamu bisa menjual hasil masakanmu ke orang-orang lain.

Kamu bisa membukan usaha warung makan, kafe, maupun restoran. Selain itu, kamu juga bisa membuat pelatihan-pelatihan memasak dan juga konten-konten memasak untuk diunggah ke media sosial.

Konten-konten yang di media sosial seperti Youtube sudah bukan rahasia bisa menghasilkan uang. Selain itu, kamu juga bisa menerima endors dari peralatan masak dan juga bahan-bahan makanan untuk dimasak.

2. Hobi Fotografi

Hobi selanjutnya yang bisa dicoba adalah hobi fotografi. Saat ini kebutuhan foto relatif terus meningkat.

Ada banyak kegiatan yang membutuhkan jasa fotografer. Para klien butuh foto-foto untuk kebutuhan korporasi atau kebutuhan pribadi.

Beberapa kegiatan yang butuh jasa fotografer seperti pernikahan, event musik, acara perusahaan, arisan, dan lainnya. Memanfaatkan keahlian fotografi untuk menghasilkan uang adalah sesuatu yang mengasyikkan.

3. Hobi Menggambar

Menggambar adalah salah satu kegiatan yang bisa membuat rileks dan menghibur. Buat kamu yang hobi menggambar, kegiatan ini bisa dijadikan ide bisnis.

Bisnis dari hobi menggambar cukup menjanjikan. Pasalnya, tak semua orang bisa menggambar.

Klien-klien biasanya butuh orang-orrang yang bisa menggambar ilustrasi, pemandangan, sketsa, dan lainnya. Nah, selain mendapatkan uang dari hobi menggambaar, kamu sekaligus mengasah kemampuan menjadi lebih baik.

4. Olahraga Ekstrem

Salah satu aktivitas wisata yang banyak digeluti orang saat ini adalah olahraga ekstrem seperti mendaki gunung, panjat tebing, arung jeram, dan lainnya.

Orang yang senang menguji adrenalin meelakukan olahraga ekstrem untuk melepaskan stres dan melepaskan perasaan tertekan.

Buat kamu yang yang hobi olahraga ekstrem, ada peluang untuk menghasilkan uang. Bagaimana caranya? Kamu bisa menjadi instruktur atau pemandu olahraga ekstrem atau fasilitator outbound.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau