Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ciptakan Lapangan Kerja, 22 Pemuda NTT Ikut Pelatihan dan Sertifikasi Barista

Kompas.com, 9 September 2022, 07:00 WIB
Nansianus Taris,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Sebanyak 22 pemuda dari Manggarai Timur, Manggarai, dan Manggarai Barat, mengikuti Pelatihan Barista dan Sertifikasi Kompetensi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur sejak Selasa (6/9/2022) hingga Jumat (9/9/2022).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kafe Bacerita di kompleks Marina Labuan Bajo.

Boni Romas, Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Robusta Manggarai, menjelaskan, pelatihan itu dilakukan agar pemuda yang sudah mengikuti pelatihan dasar barista bisa mendapatkan sertifikat kompetensi.

"Kegiatan kali ini kita lakukan supaya anak-anak bisa mendapatkan pekerjaan dengan sertifikat yang ada," jelas Boni kepada Kompas.com di Kafe Bacerita Kawasan Marina Labuan Bajo pada Kamis (8/9/2022).

Boni mengatakan, tujuan utama pelatihan menjadi barista itu adalah menciptakan lapangan pekerjaan. Setelah mengikuti bimbingan teknis dan lulus ujian kompetensi barista, mereka bisa membuka kedai kopi sendiri di Labuan Bajo, Ruteng, dan Borong.

"Kalau sudah ikut bimbingan teknis dan mempunyai sertifikat kompetensi Barista tentu mereka menyuguhkan kopi asli Manggarai kepada wisatawan dengan cita rasa khas nan nikmat," ungkap Boni.

Boni mengungkapkan, kegiatan pelatihan barista itu dilakukan di Labuan Bajo karena Labuan Bajo adalah hilir dari ekosistem kopi Manggarai. Sementara Manggarai Timur adalah hulunya dan Manggarai prosesnya hingga kemasan.

"Pelatihan teknis ini dibantu oleh trainer Barista dari lembaga sertifikasi profesi (LSP) Jakarta. Dengan bantuan trainer Barista, mereka betul-betul siap mengikuti ujian sertifikasi kompetensi Barista tanggal 10 September ini," lanjut Boni.

Boni menambahkan, pelatihan teknis barista itu diinisiasi dan dibiayai oleh Dekranasda Provinsi NTT.

Selain pelatihan teknis itu, lanjut Boni, Dekranasda Provinsi NTT juga akan memberikan kurasi 15 kedai kopi yang berada di sepanjang jalan Trans Flores Labuan Bajo Borong.

"Kami akan beri alat bantu seduh manual ke 15 kedai kopi sehingga (kedai kopi) layak jadi tempat singgah bagi turis-turis yang lewat," ujar Boni.

Barista Trainer, Jonathan Yulistio, mengatakan, bimbingan teknis itu dilakukan agar para peserta yakni calon barista betul-betul siap mengikuti uji kompetensi yang akan dilaksanakan pada 10 September 2022.

"Kegiatan ini merupakan persiapan khusus dengan bimbingan teknis untuk meminimalisir peserta yang ikut tidak lulus ujian kompetensi. Di sini, yang berpengalaman bisa mentor yang masih kurang," jelas Jonathan.

Dalam bimbingan teknis itu, peserta dibimbing bagaimana meracik kopi agar nikmat dan enak saat diminum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau