Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Mbah Abu, 43 Tahun Jualan Bakso dan Soto untuk Layani Santri

Kompas.com, 29 Oktober 2022, 07:00 WIB
Bayu Apriliano,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

PURWOREJO, KOMPAS.com - Berkunjung ke Pondok Pesantren An-Nawawi di Berjan Purworejo, Jawa Tengah belum lengkap rasanya jika belum mencicipi bakso dan soto Mbah Abu.

Apalagi bagi lulusan Ponpes An-Nawawi, pasti tidak asing lagi dengan bakso dan soto di kaki lima samping pondok pesantren. Dengan gerobak dan terpal sebagai atapnya, warung kaki lima ini sangat mudah dikenali.

Warung kaki lima yang berada di samping Ponpes An-Nawawi ini sudah ada lebih dari 40 tahun yang lalu. Saat kepemimpinan Ponpes An-Nawawi masih dipegang oleh KH. Nawawi Shidiq, ayah dari KH Achmad Chalwani Nawawi, Pengasuh Pondok An-Nawawi saat ini.

Ya, pemilik warung kaki lima tersebut adalah Mbah abu (75), seorang warga Desa Gintungan Kecamatan Gebang, Purworejo. Letaknya tak jauh dari Pondok Pesantren hanya sekitar 300 meter.

Sejak tahun 1978, Mbah Abu yang bermukim tidak jauh dari lingkungan pondok memulai berjualan bakso dan soto untuk melayani para santri Hal itu dilakukan karena saat malam hari, para santri kesulitan mencari makan malam.

"Sejak tahun 1978, saya didawuhi (disuruh) Mbah Nawawi untuk ikut berjualan makanan untuk santri, dan tempatnya di sini," ungkap mbah abu.

Uniknya, tempat berjualan bakso dan soto miliknya tak pernah berpindah-pindah. Tempat tersebut adalah tempat KH Nawawi Shidiq meminta Mbah Abu untuk berjualan dan melayani santri.

Ketaatannya kepada sang guru, membawa berkah tersendiri bagi Mbah Abu. Berkat jualan bakso dan soto atas perintah KH Nawawi Shidi, ia mampu menyekolahkan anak-anaknya dan mencukupi kebutuhan sehari-hari.

"Kamu kalau jualan yang istiqomah dan ikhlas melayani santri Insya Allah barokah," kata Mbah Abu menirukan perintah gurunya KH Nawawi Shidiq.

Mbah Abu, pedagang bakso dan soto Pondok Pesantren An-Nawawi di Berjan Purworejo, Jawa Tengah. Mbah Abu sudah berjualan lebih dari 40 tahun.Dok. Facebook Pondok Pesantren An-Nawawi Mbah Abu, pedagang bakso dan soto Pondok Pesantren An-Nawawi di Berjan Purworejo, Jawa Tengah. Mbah Abu sudah berjualan lebih dari 40 tahun.

Selain bakso dan soto, warung Mbah Abu juga menyediakan beberapa camilan dan minuman, seperti gorengan tempe, tahu, kerupuk, es teh, dan es lilin. Harga yang ditawarkan sangat murah sekali dan sangat jauh berbeda dengan harga pada umumnya.

Satu porsi bakso misalnya, hanya dijual seharga Rp4.000, soto seharga Rp2.000-Rp5.000. Sementara itu gorengan dan kerupuk masih dihargai Rp500.

"Es teh seribu saja, kalau es lilin lima ratus, dibikin murah ya karena santri kebanyakan uang sakunya pas-pasan. Niat utama kan melayani santri supaya berkah," kata Mbah Abu.

Warung yang bergerobag hijau itu mulai buka pukul 17.00 WIB sampai menjelang subuh. Saat malam hari setelah santri pulang madrasah sekitar pukul 22.15 WIB, warung sederhana ini selalu dibanjiri oleh santri-santri.

Ratusan porsi bakso dan soto habis dalam semalam. Apalagi saat awal bulan, santri biasanya mendapatkan kiriman uang jajan. Warung Mbah Abu tak pernah sepi dari santri dari sore hingga menjelang subuh.

"Menu yang menjadi favorit santri adalah soto campur bakso," tambah Mbah Abu.

Satu lagi yang ikonik di warung ini, radio kuno berantena disambung kabel selalu menyala saat Mbah Abu melayani pembeli. Suara dalang memainkan wayang menjadi teman setia Mbah Abu untuk melewati malam.

"Biasanya dibantu anak-anak dan istri, wong santri ya banyak yang beli kalau sudah pulang madrasah," ujar Mbah Abu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau