JAKARTA, KOMPAS.com - Di era digital ini, perubahan atau switching channel penjualan cukup penting mendesak untuk dilakukan oleh industri usaha kecil.
Senior Vice President, Business Banking Sales Lending Head UOB Indonesia, Susi Riniwati menyampaikan, saat ini jalur penjualan produk UKM sudah mengalami peralihan. Karena itu, penting bagi UMKM untuk mengubah saluran penjualannya.
"Jalur penjualan produk UKM sudah beralih ya, dari pasar tradisional ke market e-commerce atau marketplace," tutur Susi dalam acara One Stop Solution for UMKM oleh Bank UOB via Zoom Meeting pada Senin (28/11/2022).
Baca juga: Kisah Sukses Richard, Bangun Bisnis Talang Air Berbahan Baja Ringan
Menurut Susi, dalam sebuah kajian disebutkan bahwa banyak UKM yang mulai mengurangi penggunaan situs atau web sendiri, yang kemudian beralih ke e-commerce.
Oleh karena itu, peran dunia digital sangat digunakan dan mendukung perkembangan UKM di Asia Tenggara, tidak terkecuali di Indonesia.
Kondisi pandemi yang sempat menghambat perkembangan UKM di kawasan ASEAN, perlahan menemukan titik terang lewat dunia digital.
"Pandemi justru membawa pertumbuhan signifikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan UKM," ungkap Susi.
Baca juga: Mindset jadi Tantangan Utama bagi UMKM Melakukan Transformasi Digital
Melihat kondisi tersebut seharusnya bisa menjadi penggerak bagi para pelaku usaha untuk ikut beradaptasi dengan perubahan dan beralih ke sistem digital.
Sesederhana beralih atau menambah jalur penjualan, seperti dengan menggunakan layanan e-commerce atau marketplace yang sudah tersedia.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.