Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Pepper Secret, Produk Wewangian dari Lada Belitung

Kompas.com, 6 Januari 2023, 19:05 WIB
Gabriela Angelica,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aroma terapi atau parfum dengan bahan dasar bunga dan buah mungkin sudah biasa, tapi bagaimana jika bahan dasarnya dari rempah seperti lada?

Pepper Secret, sebuah usaha asal Jakarta, hadir dengan inovasinya, yaitu produk wewangian berbahan dasar biji lada lokal. Usaha ini sudah mulai dirintis sejak 2015.

Sales Marketing Pepper Secret, Adelia Putri mengungkap, bahwa produk-produk mereka memiliki bahan dasar lada yang secara khusus diambil dari daerah Bangka Belitung, Indonesia.

Baca juga: Lada Asal Sambas Ikut Pameran di Sarawak

"Produk kita semuanya itu basic ingredientnya dari lada, makanya kita namakan Pepper Secret. Kita utamanya mengambil lada dari daerah Belitung," ujar Adelia saat ditemui dalam acara UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2022 di Jakarta Convention Center, Kamis (15/12/2022).

Lada dari Belitung cukup dikenal sebagai kekayaan alam Indonesia. Namun, pemanfaatannya masih belum terlalu terlihat. Itulah yang menjadi dasar lahirnya Pepper Secret.

"Lada Belitung itu kan memang terkenal ya, tapi entah kenapa masih jarang digunakan. Sehingga kita kerja sama dengan petani lokal di sana untuk dijadikan produk kreatif baru, salah satunya lewat produk aroma terapi," ungkap Adelia.

Produk aroma terapi yang disediakan Pepper Secret pun ada beberapa jenis, mulai dari essential oil, muscle oil, muscle balm, parfum, diffuser, hingga sabun.

Meski bahan baku lada diambil langsung dari Belitung, sampai saat ini pusat produksi Pepper Secret masih berada di Jakarta. 

Adelia mengatakan, sebenarnya Pepper Secret juga sudah berencana untuk membangun perkebunan lada beserta rumah produksi langsung di daerah Belitung.

"Kita punya master plan, tapi masih dalam tahap pembangunan. Makanya, untuk saat ini kita masih melakukan semuanya di Jakarta, sebelum nantinya dipindahkan semuanya ke sana (Belitung)," jelas Adelia.

Oleh sebab itu, Pepper Secret terus mengajak dan memberdayakan para petani lada yang ada di Belitung, misalnya dengan kegiatan workshop atau pelatihan untuk proses pembuatan beberapa produk aroma terapi mereka.

Baca juga: Kisah Usaha Tempro Canavalia, Manfaatkan Kacang Koro Jadi Produk Tempe

Untuk varian produk Pepper Secret, aroma yang disediakan tidak hanya wangi lada. Terdapat beberapa campuran aroma lain seperti citrus (jeruk mandarin), serai wangi, dan beberapa herbal lainnya.

Adelia menjelaskan, hal tersebut dikarenakan bahan lada juga memerlukan campuran bahan lain untuk jenis produk wangi-wangian.

"Untuk produk wangi-wangian memang lada itu perlu bahan tambahan, supaya aromanya justru lebih keluar," ujar Adelia.

Sampai saat ini, Pepper Secret sudah memasarkan produknya hampir ke seluruh Indonesia.

Bukan hanya menjual produk melalui layanan e-commerce, Pepper Secret juga sudah mendistribusikan produk mereka secara offline di Sarinah, Thamrin dan Dia.lo.gue, Kemang.

Saat ditanyakan perihal pemasaran ke luar negeri, Adelia mengaku mereka sedang dalam proses menuju ekspor.

Ia juga mengungkapkan bahwa banyak pengunjung luar negeri yang justru tertarik dan sangat mengapresiasi produk inovatif mereka.

"Orang luar itu sangat appreciate saat melihat produk kita. Justru untuk warga lokal Indonesia yang terkadang masih menunjukkan perasaan ragu untuk mencoba produk wangi-wangian dari lada ini," ungkap Adelia.

Oleh karena itu, ekspor menjadi salah satu goal besar yang sedang dipersiapkan Pepper Secret untuk memasarkan produknya ke konsumen luar negeri.

Baca juga: Mengintip Cerita di Balik Produk Es Krim Sehat dari Nice Cream

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau