Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Sukses Membangun Usaha Kecil untuk Pemula

Kompas.com, 15 Januari 2023, 15:08 WIB
Bestari Kumala Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Memulai usaha kecil bukanlah keputusan kecil. Selain modal, akan ada berbagai tantangan yang dihadapi pemilik usaha.

Kamu mungkin bingung, apa saja yang perlu dilakukan saat membangun usaha untuk pertama kalinya.

Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah membangun usaha di bidang yang kamu minati. Hal ini akan memudahkan kamu dalam menjalaninya.

Baca juga: 9 Kesalahan yang Harus Dihindari Pelaku Usaha Saat Membangun Bisnis

Selain itu, melansir National Funding, ada beberapa tips lain yang bisa kamu lakukan saat mulai membangun usaha kecil untuk pertama kalinya.

1. Kenali kekuatan dan kelemahan

Setiap pemilik usaha kecil memiliki keterampilan, kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman tertentu yang bisa menjadi keunggulan mereka saat membangun usaha.

Namun, tidak ada pemilik usaha kecil yang begitu mahir, sehingga mereka bisa menjadi ahli dalam setiap proses yang berkaitan dengan pengembangan perusahaan baru.

Meskipun kamu harus melakukan banyak tugas yang berbeda, terutama selama tahap awal bisnis, jangan terlalu membebani diri terlalu lama. Coba lihat kembali, apa saja keterampilan dan kelemahan yang kamu miliki, sehingga kamu tahu di mana harus memusatkan perhatian.

Selain itu, terus pelajari cara menangani tanggung jawab dan beban kerja baru – pada dasarnya ini adalah persyaratan untuk mengembangkan bisnis kecil.

Hal itu akan menjadi modal untuk bekerja dengan mitra bisnis, anggota keluarga, karyawan, kontraktor independen, dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan utama dan memastikan masalah penting dalam usaha kecil kamu ditangani dengan sukses.

2. Mulailah dengan rencana bisnis sederhana dan kembangkan sesuai kebutuhan

Salah satu hal pertama yang harus dilakukan sebagai pemilik usaha kecil adalah mengembangkan rencana bisnis.

Hal ini sangat penting untuk mengarahkan tanggung jawab apa saja yang harus dikerjakan.

Untuk permulaan, kamu bisa membuat rencana bisnis yang sederhana. Fokus pada produk atau layanan yang kamu tawarkan, target pasar dan pelanggan, harga dasar dan biaya serta pekerjaan yang diperlukan untuk mengubah konsep menjadi kenyataan.

Saat bisnis berjalan, kamu dapat memperluas rencana bisnis. Seiring waktu, sertakan perkiraan yang lebih akurat, biaya aktual, proyeksi jangka panjang, pernyataan misi, ringkasan perusahaan, dan elemen lain yang biasanya terlihat dalam dokumen yang dikembangkan sepenuhnya.

Baca juga: 6 Cara Identifikasi Pesaing Sebelum Buka Usaha

3. Fokus pada sesuatu yang disukai

Membangun usaha sesuai passion atau sesuatu yang kamu sukai, akan membantu mencegah rasa cepat bosan dan mudah menyerah saat menjalankannya.

Selain itu, saat menjalankan usaha sesuai bidang yang kamu sukai, itu berarti kamu memiliki pengetahuan lebih terkait hal tersebut.

Kamu dapat menggabungkan pengetahuan dan keterampilan yang kamu miliki untuk menjalankan operasional usaha, yang mana ini bisa menjadi kekuatan kamu.

Sebagai contoh, kamu punya passion menggambar, kamu bisa mengaplikasikan gambar kamu di kemeja atau tas, sehingga menjadi produk yang unik dan layak dijual.

Jadi, jika kamu bingung harus memilih jenis usaha apa, cobalah fokus pada passion yang kamu miliki sejak lama dan kombinasikan dengan rencana bisnis yang kuat untuk memberi peluang terbaik di pasar.

4. Pahami target pelanggan dan pasar yang ada

Dalam dunia usaha, sangat mungkin untuk mengembangkan konsep bisnis yang luar biasa dan menerapkannya di area yang salah.

Itulah mengapa penting untuk memahami area di mana kamu ingin memulai bisnis kecil, serta target pelanggan.

Lakukan riset pasar untuk produk atau layanan yang kamu miliki, cari tahu tentang pesaing potensial, dan nilai bagaimana kinerja bisnis kamu secara hipotetis. Semua ini dapat mengarahkan ide ke arah yang benar.

Kamu juga dapat mencari ide dan panduan dari pesaing secara tidak langsung. Kunjungi toko mereka, lihat situs web mereka dan materi pemasaran yang dilakukan pesaing untuk menambah ide bisnis.

5. Jangan takut untuk meminta bantuan

Bahkan ketika bisnis berada di jalur yang benar, masalah tak terduga dan peluang untuk tumbuh dan berkembang dapat dengan cepat muncul.

Mengatasi masalah dan peluang ini sangat penting untuk stabilitas usaha jangka panjang.

Sebagai pemilik usaha kecil, jangan takut untuk meminta bantuan, entah itu dari keluarga atau teman saat kamu membutuhkan bantuan tenaga atau seorang ahli saat kamu membutuhkan saran terkait bisnis.

Baca juga: 5 Tanda Perlu Membuka Cabang Usaha

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau