Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Awas, 3 Kebiasaan Buruk ini Bisa Menghambat Usaha

Kompas.com, 5 Mei 2023, 13:25 WIB
Add on Google
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Setiap individu pasti memiliki kebiasaannya masing-masing, entah itu termasuk ke dalam rutinitas sehari-hari atau tidak.

Mulai dari jam bangun tidur, kegiatan yang dilakukan setelahnya, bepergian dengan kendaraan atau berjalan kaki, itu semua termasuk ke dalam kebiasaan.

Beberapa kebiasaan jika dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak yang positif bagi diri sendiri, begitupun sebaliknya.

Sementara itu, beberapa kebiasaan berikut ini dapat menjebak kamu sebagai seorang pengusaha atau wirausaha, sehingga kegiatan usaha yang dilakukan tidak berjalan dengan efektif atau maksimal.

Baca juga: 5 Skill yang Harus Dimiliki sebagai Wirausaha, Simak Penjelasannya

1. Berfokus pada jadwal atau rencana kegiatan

Kebanyakan orang, terutama yang memiliki jadwal padat dalam kesehariannya, biasanya akan membuat jadwal atau rencana kegiatan mengenai apa yang harus dilakukannya dan diselesaikan pada saat itu juga.

Hal tersebut memang baik, tetapi kamu juga perlu memberikan sedikit ruang untuk fleksibilitas jadwal, di mana ruang ini dapat kamu gunakan untuk mengerjakan suatu pekerjaan yang datang secara tak terduga, tetapi harus segera diselesaikan.

Pastikan pula jadwal yang kamu susun mempertimbangkan tingkat kepentingan dan deadline antara satu pekerjaan dengan yang lainnya.

Baca juga: Hati-hati, 5 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Jadi Penghalang Kesuksesan Bisnis

Dengan mendahulukan pekerjaan mulai dari yang terpenting dan mendesak, maka akan membantu kamu lebih efektif dalam menggunakan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan dan mendorong kegiatan usaha yang kamu lakukan menjadi lebih maksimal.

2. Melakukan semuanya sendiri

Entah disengaja atau tidak, banyak pengusaha memilih untuk melakukan semua kegiatan secara sendirian, tanpa bantuan dari siapa pun, apalagi di saat awal merintis bisnis.

Tidak ada salahnya mengerjakan semua pekerjaan secara sendirian, asalkan jangan terlalu dipaksakan yang nantinya justru akan berpengaruh buruh terhadap usahamu.

Jika memang memungkinkan, sebaiknya bagi beberapa pekerjaan sesuai dengan ahlinya di bidang masing-masing.

Baca juga: Minta Harga Teman hingga Utang Tak Dibayar, Hindari Kebiasaan Ini agar Bisnis Lancar

Namun, jika kamu memang ingin mengatur semuanya sendiri, cobalah gunakan teknologi untuk memudahkan pekerjaanmu, seperti contohnya chatbot atau pengiriman pesan otomatis.

Dengan menggunakan bantuan teknologi tersebut, kamu akan dimudahkan ketika berkomunikasi dengan pelanggan secara online.

3. Selalu mengatakan “ya”

Pasti setiap pengusaha ingin memanfaatkan setiap peluang atau kesempatan yang muncul di depan mata.

Namun, selalu mengatakan “ya” tidak selalu berdampak baik bagi usaha. Terkadang, menjawab “tidak” justru menjadi sebuah pilihan yang tepat.

Baca juga: 6 Tips Sukses Menjadi Wirausaha bagi Mahasiswa

Sebelum mengambil sebuah kesempatan dengan mengatakan “ya”, pikirkan dan pertimbangkan dulu secara matang bagaimana dampak yang akan diberikan terhadap usahamu.

Apakah kamu akan lebih banyak mendapatkan keuntungan atau tidak? Apakah hal tersebut dapat membuat usahamu lebih maju dan berkembang?

Sebagai contoh, ketika kamu membuka usaha kue, akan lebih baik kalau kamu berfokus dalam meningkatkan kualitas kue yang kamu produksi sehingga dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dibandingkan kamu terus-terusan mengeluarkan varian baru yang belum tentu kue tersebut sesuai dengan minat pasar yang sudah kamu miliki.

Baca juga: 5 Karakter Entrepreneur Sukses yang Harus Dimiliki Saat Membangun Usaha

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau