Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Peluang Bisnis untuk Masyarakat Pesisir

Kompas.com, 28 Januari 2024, 12:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Tinggal di kawasan pesisir bisa memberikan banyak peluang bisnis yang menjanjikan, terlebih jika Anda bisa memanfaatkannya dengan baik.

Apalagi saat ini bisnis di kawasan pesisir mulai mengalami banyak perkembangan. Misalnya seperti bisnis penginapan, kuliner, penyewaan alat-alat piknik, sewa perahu, dan sebagainya.

Dengan memaksimalkan potensi kawasan pesisir dari segi bisnis, ini akan membantu meningkatkan perekonomian setempat. Anda tinggal di kawasan pesisir dan tertarik untuk mulai berbisnis?

Dilansir dari Cermati.com, berikut ini beberapa peluang bisnis menguntungkan yang patut dicoba oleh masyarakat pesisir:

1. Usaha Penginapan

Buka penginapan di kawasan pesisir pantai juga punya peluang tak kalah menguntungkan dengan lokasi lainnya, terutama jika dikelola dengan serius. Apalagi jika di kawasan pesisir pantai tersebut punya pemandangan yang cantik dan mengesankan.

Tentunya akan membuat banyak pengunjung tertarik untuk menghabiskan malamnya menikmati suasana pantai.

Berhubung kawasan semacam ini terbilang cukup kompetitif, sehingga perlu dilakukan riset mendalam. Termasuk penyesuaian harga, hingga menyediakan furniture yang lengkap.

Jangan lupa, perhatikan juga soal desain interior dan eksteriornya, agar penginapan tersebut punya ciri khas yang otentik. Selanjutnya gunakan strategi promosi yang efektif, seperti menggunakan media sosial hingga media cetak untuk meningkatkan kesadaran merek.

2. Bisnis Penyewaan Alat Selam, Papan Seluncur dan Sejenisnya

Meningkatnya kunjungan ke pantai, tentunya juga membuat peluang bisnis di kawasan ini juga semakin tinggi. Salah satunya, bisnis penyewaan alat-alat selam, papan surfing dan sejenisnya.

Apalagi kegiatan snorkeling dan juga surfing mulai ramai digemari masyarakat, ditambah lagi jika kondisi pantai dan sekitarnya cukup mendukung. Sehingga bisnis penyewaan alat-alat selam dan surfing tersebut akan sangat menjanjikan keuntungan yang menarik.

Jangan lupa siapkan peralatan yang dibutuhkan calon pelanggan dengan selengkap mungkin, agar peluang keberhasilan bisnis ini semakin besar. Mulai dari sepatu katak (fins), alat snorkel, kacamata, baju renang khusus dan alat-alat pendukung lainnya.

Selanjutnya dukung dengan promosi yang tepat, misalnya dengan membuat website khusus untuk mempromosikan bisnis. Kemudian buat media sosial agar bisa membantu kegiatan promosi hingga bekerjasama dengan blogger maupun influencer.

3. Usaha Kuliner

Peluang bisnis lainnya yang tak kalah menarik untuk masyarakat pesisir adalah jualan makanan dan minuman. Pengunjung yang datang tentunya ingin mencoba kuliner atau jajanan khas dari tempat tersebut.

Temukan makanan khas dan unik di tempat Anda tinggal dan coba kembangkan untuk menarik minat pengunjung. Jika tidak ada bisa coba kuliner yang identik dengan suasana pinggir pantai. Contohnya seafood, cemilan, es kelapa muda dan lain sebagainya.

Bisnis ini bisa dimulai dengan modal minim sesuai budget dan kemampuan keuangan yang dimiliki. Jika belum cukup modal untuk sewa tempat berjualan, bisa mulai menggunakan rumah sendiri lebih dulu.

Setelah modal mulai terkumpul bisa mulai memikirkan untuk sewa tempat yang lebih strategis.

Baca juga: Jualan Makin Laris, Begini 5 Tips Menyusun Rencana Bisnis Kuliner

4. Usaha Penyewaan Perahu

Selain penyewaan alat-alat selam dan surfing, usaha penyewaan perahu juga berpeluang menjanjikan keuntungan. Apalagi jika kawasan pesisir pantai memiliki kondisi yang mendukung, seperti cuaca, alam hingga ketersediaan fasilitas yang ada.

Tentunya ini akan menarik minat calon wisatawan untuk mencoba menikmati suasana pesisir pantai dari atas perahu, memancing atau menikmati sunset. Tarif penyewaan perahu bisa dibuat per orang atau sewa perahu penuh, tinggal disesuaikan dengan permintaan saja.

Jadi, perahu milik nelayan setempat bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan selama tidak sedang pergi melaut. Namun demikian, modal awal untuk memulai bisnis ini bisa dibilang cukup besar. Apalagi perahu yang akan digunakan harus sesuai standar keamanan.

Selain itu, perahu atau kapal yang disewakan juga harus dicek kondisinya dan dirawat secara berkala. Hal ini sebagai antisipasi untuk mengurangi risiko kecelakaan yang bisa saja terjadi kapan saja.

Saat bisnis sudah mulai berkembang, mulailah untuk menambah perahu untuk disewakan. Jika memungkinkan, sediakan juga speed boat, jet ski, banana boat, dan semacamnya. Supaya mampu menarik minat pengunjung semakin besar lagi.

5. Usaha Pembudidayaan Rumput Laut

Usaha jenis ini bisa dibilang memiliki banyak peminat dibanding budidaya ikan maupun udang. Salah satu alasannya, karena tak semua negara mampu menghasilkan rumput laut yang berkualitas.

Indonesia termasuk salah satu negara pengekspor rumput laut terbesar dan berkualitas di dunia. Ditambah lagi produksinya yang beragam dengan pasar yang tak terbatas membuat bisnis ini punya peluang sangat cerah untuk dikembangkan.

Di Indonesia ada beberapa daerah yang telah berhasil mengembangkan bisnis ini, seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan juga Kalimantan Timur. Bisnis yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan masyarakat desa pesisir ini rata-rata tak memerlukan kemampuan khusus.

Hanya saja modal masih jadi faktor utama yang menentukan untuk memulai bisnis ini.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau