Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Ide Bisnis Eco-Friendly yang Berpotensi Menghasilkan Cuan

Kompas.com, 25 Februari 2024, 16:46 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Krisis lingkungan semakin menjadi perhatian banyak orang. Salah satu krisis lingkungan yang harus segera diatasi adalah masalah limbah plastik.

Selain itu, masalah pencemaran lingkungan dari berbagai zat kimia hasil pembuatan berbagai produk juga sangat meresahkan.

Masyarakat yang telah teredukasi dan peduli lingkungan, mulai beralih menggunakan barang-barang yang dapat digunakan kembali (reusable).

Mereka berusaha mengurangi produk sekali pakai, mengurangi sampah makanan, mengurangi penggunaan plastik, dan sebagainya.

Melihat kondisi tersebut, peluang bisnis produk ramah lingkungan masih terbuka lebar. Untuk Anda yang berniat membuka usaha produk tersebut, dapat mencoba beberapa ide bisnis berikut ini yang dilansir dari businessnewsdaily.com.

Baca juga: 3 Tips Terapkan Bisnis Ramah Lingkungan Sekaligus Menghemat Pengeluaran

1. Produk Organik Buatan Tangan

Anda dapat mencoba membuka bisnis eco-friendly dengan membuat produk handmade yang terbuat dari bahan-bahan organik. Contohnya membuat sabun cuci piring, deodoran, shampoo, dan alat makan.

Untuk produk pembersih, biasanya menggunakan bahan yang tidak mengandung sodium lauryl sulfate (SLS) dan tidak terlalu berbusa.

Sementara untuk membuat produk alat makan ramah lingkungan, Anda dapat menggunakan bahan dari bambu atau kayu.

2. Menjual Produk Bekas Pakai

Ide bisnis eco-friendly selanjutnya yaitu menjual produk bekas pakai. Biasanya orang-orang menyebut bisnis ini dengan istilah thrifting.

Produk yang bisa dijadikan bisnis thrifting adalah pakaian yang sudah tidak lagi digunakan, tapi masih berkualitas baik.

Sebelum memasarkan pakaian bekas pakai, pastikan pakaian sudah dicuci bersih. Hal ini akan menjadi poin penting yang diperhatikan konsumen sebelum membeli produk Anda.

Baca juga: Peluang Bisnis Ramah Lingkungan yang Menjanjikan, Ini Alasannya

3. Botol Minum atau Tumbler

Penggunaan tumbler ketika bepergian sering menjadi pilihan, agar tidak perlu membeli air minum kemasan ketika di luar rumah.

Bahkan, saat ini membawa tumbler juga telah menjadi gaya hidup.

Anda bisaa membuat tumbler dengan berbagai bentuk dan model yang bermacam-macam, sesuai target pasar dan keinginan Anda.

Untuk membuatnya, Anda dapat menggunakan bahan dasar seperti kaca, logam, dan plastik yang aman.

Baca juga: Manfaatkan Bahan-bahan di Sekitar, Amanda Jalankan Bisnis Fesyen Ramah Lingkungan

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau