Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bukan Lewat Media Sosial, Ini Strategi Pemasaran Chics Cookies yang Laku Ribuan Toples

Kompas.com, 23 Maret 2024, 19:30 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Rosalia Anjani, pemilik bisnis kue kering bernama Chics Cookies, telah menjual ribuan toples kue kering saat Ramadan. Hal itu menandakan, produknya dicintai oleh para pencinta kue. 

Keberhasilannya dalam memasarkan produknya, tidak terlepas dari strategi pemasaran yang cerdas dan kreatif.

Berbeda dari bisnis kebanyakan yang mempromosikan lewat media sosial seperti Instagram atau e-commerce, Chics Cookies tidak mengandalkan kedua hal itu.

Baca juga: Cerita Rosalia, Bisnis Kue Kering hingga Laris Ribuan Toples saat Ramadhan

Berikut adalah beberapa strategi pemasaran yang dilakukan Rosalia untuk mempromosikan Chics Cookies:

1. Mulut ke Mulut

Strategi mulut ke mulut atau word of mouth menjadi andalan Rosalia dalam mempromosikan Chics Cookies.

Di tengah zaman yang sudah serba digital, menurut Rosalia promosi mulut ke mulut masih sangat efektif, karena biasanya orang akan lebih percaya jika mendapat rekomendasi dari orang-orang terdekat.

Promosi mulut ke mulut ini umumnya dilakukan di antara teman-teman dan juga keluarga.

2. Networking

Mempunyai banyak networking dan relasi yang baik bisa menjadi keuntungan bagi pelaku usaha. 

Anda dapat menyebarkan produk Anda ke mereka dan mereka juga akan menyebarkannya lagi ke lebih banyak orang. Hal ini akan membuat bisnis Anda dikenali lebih banyak orang.

Hingga saat ini, Rosalia masih menjual kue kering kepada teman-temannya. Menurutnya relasi seperti ini sangat efektif. 

Baca juga: 3 Strategi Promosi ala Crana Florist, Termasuk Gelar Flower Market Saat Ngabuburit

3. Menitipkan Ke Perusahaan

Salah satu strategi promosi yang dilakukan Rosalia dari awal mulai bisnis kue kering adalah dengan menitipkan ke perusahaan besar.

Dengan menitipkan kue kering di koperasi perusahaan, membuat perusahaan tersebut melakukan banyak pemesanan kue kering sebagai hampers untuk para karyawannya.

Rosalia mengaku telah melakukan cara ini selama 20 tahun. Strategi ini membuat Chics Cookies menerima ribuan pesanan dari perusahaan tersebut.

Baca juga: Ingin Bisnis Kue Kering? SImak Tips Ini agar Bisa Sukses

4. Membagikan Tester Gratis

Memberikan tester gratis juga merupakan salah satu cara Rosalia untuk memasarkan produknya.

Ia akan membagikan secara ikhlas, produk-produk kue keringnya kepada teman-temannya untuk dibagikan di kantor-kantor mereka.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau