Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Pemilik Bisnis Perlu Merekrut Pekerja Remote

Kompas.com, 1 Juni 2024, 19:03 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Era pandemi Covid-19 melahirkan banyak perubahan. Salah satu dari banyaknya perubahan itu adalah pada cara kerja bisnis.

Kini bisnis mempunyai karyawan yang dapat bekerja secara remote, yaitu bekerja tanpa harus datang ke kantor.

Pekerjaan secara remote dianggap lebih efektif dan efisien bagi pekerja, karena mereka bisa lebih produktif.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat Merekrut Karyawan untuk Usaha Anda?

Banyak karyawan yang masih menginginkan fleksibilitas bekerja jarak jauh, jika pekerjaan mereka memungkinkan untuk dilakukan dari mana saja.

Pemilik bisnis juga perlu memahami, ada kalanya pekerjaan nine to five bukanlah opsi terbaik bagi karyawan.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk merekrut tenaga kerja, berikut beberapa alasan mengapa merekrut pekerja remote bisa menjadi langkah yang tepat untuk bisnis Anda:

1. Mengurangi Biaya Operasional

Dengan karyawan yang bekerja dari rumah, gaji atau tunjangan yang harus dikeluarkan perusahaan juga akan berkurang. Pemilik bisnis tidak harus mengeluarkan biaya transportasi. 

Biaya operasional di kantor kemungkinan besar juga akan berkurang. Biaya sewa, utilitas, kebersihan, pengisian ulang persediaan, dan perawatan peralatan adalah beberapa biaya yang dapat Anda kurangi, jika menerapkan kerja remote.

Biaya-biaya ini bisa dialihkan untuk investasi lain yang lebih strategis bagi pertumbuhan bisnis. Hal ini tentu menguntungkan anggaran bisnis Anda.

2. Menurukan Absensi

Pekerja remote cenderung lebih sedikit mengambil libur atau izin sakit, karena biasanya mereka akan tetap bekerja meskipun sedang merasa kurang sehat.

Mereka juga lebih fleksibel dalam menyesuaikan jadwal kerja mereka untuk keperluan pribadi atau keluarga tanpa harus mengambil cuti. 

Hal ini membantu mengurangi tingkat absensi dan meningkatkan kontinuitas kerja.

Absensi karyawan seringkali menyebabkan kewalahan pada bisnis, karena kosongnya SDM yang mengerjakan suatu jobdesk.

Baca juga: 3 Cara Merekrut Karyawan Potensial untuk Bisnis Anda

3. Meningkatkan Produktivitas

Karyawan yang bekerja dari rumah sering melaporkan, tingkat produktivitas mereka lebih tinggi daripada ketika mereka bekerja di kantor 9 to 5.

Karyawan tidak perlu melakukan perjalanan ke kantor, sehingga lebih mudah untuk mulai bekerja tepat waktu. 

Mereka juga dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengobrol di kantor dengan karyawan lain dan lebih banyak waktu untuk menyelesaikan tugas mereka.

Selamat mencoba.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau