Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menteri UMKM Tekankan Pentingnya Disiplin Keuangan bagi UMKM saat Gunakan KUR

Kompas.com, 11 November 2024, 20:22 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

PONTIANAK, KOMPAS.com - Menteri UMKM, Maman Abdurrahman menekankan pentingnya disiplin keuangan bagi UMKM dalam penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal itu disampaikan dalam acara kunjungan kerja pertamanya ke Pontianak, Kalimantan Barat pada Senin (11/11/2024).

Diketahui, Kredit Usaha Rakyat adalah program pembiayaan/kredit subsidi pemerintah dengan bunga rendah dan disalurkan dalam bentuk dana keperluan modal kerja.

Baca juga: Maman Abdurrahman Ingin Jadikan SMESCO Sebagai Rumah Bagi Para UMKM

Dalam dialog interaktif bersama pelaku usaha di Kalimantan Barat, Maman menyampaikan bahwa disiplin keuangan adalah kunci keberhasilan UMKM dalam mengelola modal usaha. Menurutnya, ada dua hal yang membedakan para pelaku usaha, yaitu tekad yang kuat dan disiplin keuangan.

“Kita semua sama-sama pelaku usaha di Republik Indonesia, yang membedakan apa dengan pengusaha yang sudah besar? Ada dua hal, yaitu tekad yang kuat dan mereka punya disiplin dalam manajemen keuangan. Saya mau sampaikan yang membuat kita terkadang akhirnya usaha kita tidak maju. Itu karena kita tidak punya kesadaran disiplin tanggung jawab mengelola keuangan,” kata Maman di Pontianak, (11/11/2024).

Baca juga: Profil Maman Abdurrahman, Politisi Golkar yang Ditunjuk Jadi Menteri UMKM

Maman juga menjelaskan, program pembiayaan KUR ini memiliki akses yang mudah. Seperti KUR BRI yang ia yakini akses permodalannya mudah, mulai dari pengajuan, tanpa jaminan, hingga pembinaan.

“Saya ingin sampaikan bahwa akses kemudahan itu dibuka, ruang untuk tanpa jaminan pun dibuka. Hanya yang kurang itu disiplin kita dalam mengelola keuangan. Karena dari sisi pemerintah pun tidak ingin sekedar memberikan bantuan ataupun keringanan modal,“ jelasnya.

Dalam acara tersebut pula, turut dihadiri oleh nasabah KUR BRI. Dalam kesempatan ini, Maman mengingatkan, meskipun pemerintah telah mengalokasikan anggaran besar untuk mendukung UMKM, bantuan tersebut tidak akan efektif apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan keuangan yang tepat.

Baca juga: KemenKopUKM Dorong KUR Agregator untuk Perkuat Ekosistem UMKM

“Program alokasi KUR yang sudah disiapkan oleh pemerintah itu tidak main-main anggarannya. Total tahun ini ada sampai Rp 300 triliun digelontorkan oleh pemerintah untuk mensubsidi pelaku usaha meningkatkan kualitas hidup dan kualitas ekonomi kita,” kata Maman.

“Percayalah sama saya, mau seberapapun bantuan yang digelontorkan oleh pemerintah, Pemprov, Pemkab dan Kementerian UMKM bersama-sama dengan BRI, kalau tidak ada disiplin keuangan yang ditanamkan dalam hati Bapak-Bapak dan Ibu-ibu, enggak akan mungkin bisa maju,” tegasnya kemudian.

Maman juga menyoroti bahwa ketidakdisiplinan dalam menggunakan modal usaha sering kali menjadi hambatan utama bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Ia mengingatkan para pengusaha agar menghindari penggunaan modal untuk kepentingan pribadi, seperti memberikan uang dari modal usaha untuk kebutuhan rumah tangga tanpa perhitungan.

 Baca juga: Hingga Agustus 2024, Bank Lampung Salurkan KUR Rp 583 Miliar

“Misalnya gini, yang benar itu kalau memang dikasih pinjaman Rp 20 juta, jadikan itu betul-betul sebagai modal usaha, jangan untuk dipakai keperluan lain. Nanti hasil penjualan dihitung berapa persen margin keuntungannya, baru gunakan itu untuk kebutuhan lain,” ujar Maman.

Dalam kesempatan tersebut, Maman juga menekankan bahwa pemerintah akan terus mendukung dan memberikan kemudahan akses KUR bagi UMKM di seluruh Indonesia. Namun, ia berharap pelaku UMKM tidak hanya mengandalkan bantuan, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan dalam mengelola keuangan usaha mereka.

“Pada prinsipnya, saya siap untuk berkontribusi, membangun regulasi-regulasi ataupun aturan-aturan main yang berpihak kepada para pelaku-pelaku UMKM. Namun, pesan saya mohon tanamkan rasa disiplin dalam mengelola keuangan,” lanjutnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau