Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UMKM Ingin Menjadi Suplier Hotel? Simak Tips dari Padma Resort

Kompas.com - 04/01/2022, 13:32 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - UMKM bisa menjadi bagian dari industri perhotelan. Ini karena industri tersebut banyak memerlukan pasokan terutama yang terkait dengan keperluan makanan dan minuman.

Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan juga berupaya untuk berkontribusi terhadap perekonomian lokal dengan cara bermitra dengan para pelaku UMKM untuk memenuhi sejumlah kebutuhan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Padma Resort Bali. Resort ini menjalin kemitraan UMKM. Pelaku usaha tersebut menjadi vendor untuk menyuplai keperluan hotel.

Baca juga: Menteri Teten: Fondasi Telah Kuat, 2022 UMKM Masuk Fase Pemulihan Transformatif

Cluster Marketing & Communications Manager Padma Resort Legian & Padma Resort Ubud, Isabella Prasmania menuturkan sejauh ini pihaknya menggandeng vendor UMKM untuk memenuhi kebutuhan groceries.

"Kurang lebih sekitar 50 persen kebutuhan groceries kami dibeli dari produsen lokal Bali. Untuk bahan pangan segar, kami selalu berusaha untuk sebisa mungkin membeli dari pengusaha lokal Bali," ujarnya kepada Kompas.com melalui email, Senin (3/1/2021).

Sejumlah bahan makanan yang disuplai oleh UMKM untuk resort ini meliputi sayur, buah-buahan, ayam, telur, dan lain-lain.

Syarat yang Harus Dipenuhi

Namun demikian, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh UMKM untuk bisa menjadi suplier hotel. Mulai dari kelengkapan izin usaha, hingga sertifikat makanan ayak konsumsi.

Diungkapkan Isabella, di Padma Resort pun juga mensyaratkan sejumlah hal bagi UMKM untuk bisa menjadi pemasok.

"Selain pengecekan kualitas produk-produknya, kami juga mengecek kelengkapan sertifikat seperti HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) dan izin usaha," jelas dia.

Baca juga: Kemenkop UKM: Pelaku UMKM Masih Didominasi Perempuan

Tak hanya itu, UMKM yang menjadi vendor hotel pun harus bisa menjaga kualitas produk, kecepatan untuk memasok, dan stabilitas dalam menjaga pengadaan barang. Ini diperlukan karena kendala yang banyak dihadapi vendor UMKM adalah habisnya produk yang harus dipasok.

Isabella menambahkan, agar UMKM tetap dipilih menjadi mitra hotel, ada sejumlah tips yang kiranya perlu diperhatikan.

Pertama adalah terjaganya kualitas produk dan standar kebersihan. Ini karena hotel, apalagi yang bintang 5 sangat memperhatikan higienitas dari produk yang dipasok oleh suplier karena konsumen hotel kelas ini adalah wisatawan papan atas. 

Kedua, vendor UMKM harus responsif atas permintaan yang diminta oleh hotel. Ketiga, logistik yang lancar dan tidak kehabisan barang yang harusnya dipasok.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau