Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah BLP Beauty, Brand Kosmetik Lokal yang Mendunia ke Paris

Kompas.com, 22 Oktober 2022, 07:00 WIB
Putri Sophia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktif berkecimpung di dunia kecantikan sebagai make up artist (MUA) pada 2009 lalu membuat Lizzie Parra sadar jika pada saat itu minim sekali apresiasi masyarakat terhadap brand kosmetik lokal.

Tak hanya minim apresiasi, melainkan Lizzie pun memahami bagaimana standar kecantikan di Indonesia menuntut untuk tampil sesempurna mungkin untuk percaya diri.

Dari situlah, ia percaya bahwa make up yang tepat bisa menimbulkan kepercayaan diri. Hingga pada tahun 2016 lalu, Lizzie meluncurkan By Lizzie Parra (BLP) Beauty.

“Aku sadar make up itu membawa peranan penting di hidup aku untuk aku bisa percaya diri, terus aku mulai berpikir wah ini opportunity ya buat orang bisa percaya diri juga,” tutur Lizzie, Founder BLP Beauty dalam kesempatan media gathering bersama Tokopedia, di bilangan Jakarta Selatan.

Founder brand, By Lizzie Parra.Dok. Instagram By Lizzie Parra Founder brand, By Lizzie Parra.

Sebagai brand kosmetik yang baru merintis, BLP memanfaatkan kekuatan dunia digital dan media sosial yang kuat. Hal ini terbukti. Meski brand-nya belum dilirik retailer, BLP berhasil menarik perhatian konsumen hingga situs web penjualannya crash, lho.

Antusiasme masyarakat dengan brand kosmetik yang ‘ramah’ dengan warna kulit lokal ini berhasil membuat Tokopedia akhirnya melirik BLP untuk bekerja sama.

“Pada tahun 2018 kita berkenalan dengan Tokopedia. Dan Tokopedia itu adalah partner bisnis pertama kita yang membuat BLP bisa dikenal sampai ke ujung Indonesia,” sambung Lizzie.

Mengusung produk lip stain yang belum pernah ada di Indonesia saat itu, BLP bersama Tokopedia berhasil menjual habis produknya.

Berhasil Mejeng di Paris Fashion Week

Memasuki tahun 2022 dengan eksistensi BLP yang semakin bersinar, Tokopedia mendorong BLP sebagai brand kosmetik lokal untuk percaya diri ikut Paris Fashion Week (PFW) 2022.

Meski sempat diragukan, Lizzie mengaku proses seleksi untuk masuk PFW 2022 membuahkan hasil positif dari berbagai campaign yang BLP lakukan.

Hingga akhirnya, BLP berhasil lolos jadi satu-satunya brand kosmetik yang mejeng di Paris Fashion Week, awal Oktober 2022 lalu.

“Dari sekian banyak brand yang pameran di situ, kita satu-satunya yang beauty brand, jadi sangat menonjol. Kita ingin menunjukkan ke dunia bahwa Indonesia itu nggak kalah bersaing,” ujar Lizzie.

Brand fashion By Lizzie Parra (BLP) Beauty.Dok. Instagram By Lizzie Parra Brand fashion By Lizzie Parra (BLP) Beauty.

Kehadirannya di Paris Fashion Week membuat tidak sedikit pengunjung yang takjub. Bahkan, beberapa tidak menyangka bahwa BLP merupakan brand yang berasal dari Indonesia.

Dari pengalaman tersebut, Lizzie sadar bahwa brand kosmetik milik Indonesia tak kalah bersaing dengan brand multinasional lain yang namanya sudah besar.

“Indonesia itu nggak kalah bersaing dengan brand-brand multinasional lain, dan kita bisa sejajar dengan mereka,” sambungnya.

Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari berbagai dukungan termasuk dari Tokopedia dan masyarakat Indonesia.

Hal ini ditunjukkan beberapa tahun terakhir, masyarakat Indonesia sangat mengapresiasi kehadiran brand kosmetik lokal yang berkualitas.

Kini, BLP Beauty telah berkembang menjadi salah satu brand kosmetik ternama. Ditemani ratusan tim di belakangnya yang sama-sama memiliki value, dan saling suportif membangun ekosistem kecantikan Indonesia yang positif.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau