Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sarinah Duty Free Coba Tembuskan Produk UMKM ke Mancanegara

Kompas.com - 01/02/2023, 18:57 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, kehadiran gerai bebas bea Sarinah Duty Free, yang turut menawarkan produk-produk buatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam negeri, memiliki misi untuk dapat menebus ke pasar global.

"Kami memiliki misi yang jelas untuk menjadi retailer kelas dunia sehingga produk Indonesia bisa menembus pasar global," kata Erick seperti dikutip dari Antara.

Pada kesempatan tersebut, Erick mengingat kembali bagaimana pihaknya mencoba untuk meyakinkan perusahaan global travel retail Dufry International AG sekitar dua atau tiga tahun lalu agar bekerja sama dengan Sarinah untuk menghadirkan produk lokal UMKM.

Erick pun turut menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak karena telah mewujudkan kerja sama ini.

Erick mengatakan, Sarinah Duty Free menyediakan produk Indonesia berkualitas tinggi dari UMKM yang disejajarkan dengan jenama-jenama internasional.

Selanjutnya, untuk masa mendatang, dia mendorong agar Sarinah dapat memperluas jangkauan jenama lokal melalui Sarinah Duty Free di dalam negeri hingga ke mancanegara.

"Saya mengundang semua orang untuk memperkenalkan produk-produk berkualitas tinggi kami dan pada akhirnya memperkenalkan Indonesia, sehingga masyarakat internasional dapat lebih mengenal Indonesia dan itu akan mempererat hubungan bangsa kita," kata Erick.

Sebelumnya, Sarinah Duty Free telah melakukan soft launching pada November 2022 dan mulai beroperasi sejak saat itu.

Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati mengatakan, tingkat kunjungan Sarinah Duty Free akan terus ditingkatkan, meski pihaknya juga sudah banyak menerima transaksi dari para diplomat.

Menurut Fetty, terdapat 42 jenama UMKM yang hadir di Sarinah Duty Free mulai dari produk cokelat, kopi, fesyen, wastra, dan sebagainya. Kehadiran toko di lantai 4 Gedung Sarinah ini, imbuh Fetty, memiliki tujuan untuk menyetarakan produk-produk lokal agar selevel dengan jenama internasional.

Perusahaan Dufry International AG beroperasi di 75 negara. Melalui kerja sama dengan perusahaan tersebut, Sarinah juga menargetkan agar produk Indonesia dapat hadir di negara-negara yang menjadi tempat operasional Dufry.

"Untuk Indonesian corner baru akan dimulai. Jadi rencananya akan ada di negara-negara yang dekat dengan Indonesia seperti Malaysia, Singapura, sebelum sampai ke negara seperti Belanda, Jerman, ataupun di Inggris," kata Fetty.

"Jadi, kita buat dulu flagship-nya di sini (di Indonesia) sehingga corner-corner itu bisa ada komunitasnya dan itu kita gerakkan di negara-negara lain," pungkas Fetty.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
AS Bakal Bom Iran, Trump: jika Mereka Tak Buat Kesepakatan Nuklir, Akan Ada Pengeboman

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil