Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mahasiswa Ini Raup Cuan dari Bisnis Mainan Slime

Kompas.com, 1 Maret 2023, 16:00 WIB
Rheina Arfiana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menjadi mahasiswa tak berarti hanya fokus pada belajar. Ada berbagai kesempatan yang bisa dicoba, termasuk menjajaki menjalankan usaha.

Bahkan tak sedikit mahasiswa yang kemudian sukses menjalankan usaha ketika mereka masih kuliah. Salah satunya seperti yang dialami oleh Farah Nabila (22).

Farah Nabila merupakan mahasiswi Sosiologi semester 6 di Universitas Nasional Jakarta. Di sela-sela kesibukannya kuliah, dia juga mengembangkan produk mainan yakni slime dengan menuangkan ide-ide seni seperti halnya bentuk makanan.

Bisnis yang dijalankannya itu sebenarnya sudah mulai dirintis saat dia duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) karena tidak ingin merepotkan orang tua untuk membelikan kebutuhannya.

Dari bisnis tersebut, Farah mendapatkan keuntungan yang kemudian dikumpulkan untuk modal membuat bisnis slime.

Baca juga: 10 Tips Mengelola Keuangan Bisnis untuk Pengusaha Pemula

“Bisnis slime dilakukan dari tahun 2016, berawal iseng-iseng ingin membuat mainan sendiri dan mengembangkannya agar memiliki ciri khas yang membedakan dengan para pesaing.” Kata Farah saat dihubungi Kompas.com, Selasa (28/2/2023).

Farah Nabila, Pebisnis Slime Varian Limiteddok.pribadi Farah Nabila, Pebisnis Slime Varian Limited

Raup Cuan

Farah mengungkapkan, slime yang dibuat disesuaikan dengan keinginan pembeli melalui Instagram.

Baca juga: Sebelum Memulai Bisnis, Pahami Dulu 5 Hal Penting Ini

“Harga jual slime di mulai dari Rp 25.000 sampai Rp 45.000, sedangkan squishy Rp 100.000 sampai Rp 150.000 dengan sistem online melalui Instagram dan Shopee. Jadi, pembeli tinggal check out saja.” Kata Farah.

Dari bisnis yang dijalankan tersebut, Farah memperoleh omzet sebesar Rp 2,5 juta per bulan dengan laba bersih sebesar Rp 1.000.000. Angak yang lumayan bagi pebisnis mahasiswa.

Dia membagikan tips bahwa membuat slime sepenuh hati, optimis, ikhlas mengenai hasil akhir, dan promosi jalan terus menjadi pedomannya dalam berbisnis. Selain itu, label yang menarik juga mempengaruhi.

“Harapannya produk slime dikenal lebih banyak orang nggak anak kecil aja tapi juga buat orang yang suka dan menghargai nilai seni dan mungkin mengoleksi slime karena slime yang dibuat bertahan 6 sampai 12 bulan jika perawatannya benar,” sambung Farah.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau