Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Dua Perempuan Asal Bali Sukses jadi Tuan Rumah Airbnb

Kompas.com, 14 Maret 2024, 07:00 WIB
Alfiana Rosyidah,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform digital penyedia layanan penginapan, Airbnb mencatat persentase host atau tuan rumah perempuan penyedia penginapan di Indonesia 50 persen dari keseluruhan host yang ada di Indonesia.

Selain itu, tuan rumah perempuan Airbnb meraih pendapatan lebih dari Rp 1,5 triliun (setara senilai 99 juta dollar AS).

Amanpreet Bajaj, General Manager Airbnb di Asia Tenggara, India, Hong Kong, dan Taiwan, mengungkapkan para perempuan ini tidak hanya memberikan pengalaman yang mengesankan bagi para tamu, tapi juga menciptakan pemberdayaan untuk orang di sekitarnya dengan membuka lapangan pekerjaan.

Baca juga: Cerita Pemilik Usaha yang Rekrut Perempuan dalam Kembangkan Bisnis

Lebih lanjut, Amanpreet Bajaj menyebut bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membangun ekonomi dan sosial. 

"Perempuan mempunyai peran vital dalam membangun perekonomian, terutama dengan mendorong pertumbuhan dan transformasi sosial," jelasnya dalam siaran pers yang rilis pada Rabu (6/3/2024).

Airbnb pun juga berkomitmen untuk membuat komunitas yang inklusif, beragam, dan setara untuk para tuan rumah dan tamu perempuan mereka. Caranya adalah dengan menawarkan ruang yang aman, saling menghargai, dan ramah. 

Baca juga: Woman Ecosystem Catalyst Akan Bantu Perempuan Pelaku UMKM Mengembangkan Bisnis

Diantara banyaknya tuan rumah perempuan di Indonesia, terdapat dua orang yang berasal dari Bali. Mereka bernama Citra dan Ayu. Saat menjadi tuan rumah di Airbnb, keduanya dapat membangun hubungan baik dengan para tamu yang berkunjung. 

Seperti cerita Citra yang menjalankan bisnis sebagai tuan rumah Umah D'Alas. Semula ia tidak yakin dengan bisnis yang dijalankannya karena merasa terlalu sederhana. 

Namun, perlahan ia menyadari bahwa sebuah penginapan itu tidak hanya soal tampilannya, tetapi juga dari segi pelayanannya. Tuan rumah harus bisa menyambut dan memberikan pelayanan terbaik saat tamu datang dan menginap. 

Baca juga: Pesan untuk Pelaku UMKM Perempuan: Jangan Mudah Putus Asa, Libatkan Keluarga

"Kami juga menawarkan beberapa pelayanan seperti tur, pijat refleksi, dan makanan. Kami harap pelayanan terbaik akan membuat tamu bisa menyelami indahnya budaya lokal dan menikmati perjalanan mereka," ucap Citra. 

Selain Citra, Ayu dan keluarganya juga melakukan hal yang sama. Perjalanannya dimulai ketika ia memanfaatkan kamar yang lebih di rumahnya sebagai penginapan.  

"Awalnya hanya untuk mendapatkan penghasilan tambahan dari pekerjaan saya yang lain. Namun, lama-lama jumlah penginapan saya bertambah dan saya menjadi tuan rumah tetap di Airbnb," ungkap Ayu. 

Baca juga: Perjalanan Sri Wigatiningsih Bangun Dinova Store hingga Bisa Ekspor dan Berdayakan Perempuan Desa

Penginapan yang dijalankan Ayu dan keluarganya menawarkan pengalaman berwisata yang identik dengan budaya lokal seperti kelas memasak dan tur.

Semakin lama, Ayu pun dapat membangun hubungan yang baik dengan tamu-tamu yang telah berdatangan. Bahkan ia menambah wawasannya dengan cara menawarkan panduan wisata bagi para tamu. 

Sesuai dengan misi Airbnb untuk membangun komunitas yang inklusif, Citra dan Ayu mengakui bahwa menjadi tuan rumah Airbnb telah membantu mereka berkembang. Baik secara personal maupun bisnis yang dijalankan. 

Baca juga: Toba Tenun, Berdayakan 200 Perempuan dan Beromzet Rp100 Juta

"Tuan rumah Airbnb mendorong wanita supaya lebih produktif tanpa harus bekerja secara formal. Berbagai macam properti dapat disewakan. Yang penting, kita dapat memperlakukan tamu dengan baik dan membagikan budaya Indonesia," tuturnya. 

Ayu pun mengatakan hal yang sama. Ia pun berhasil membangun relasi dan mampu berteman dengan tamu yang berkunjung. Seringkali ia juga bertemu dengan perempuan hebat lainnya. 

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau