Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tak Perlu Khawatir, Ini Strategi Menghadapi Risiko Usaha

Kompas.com, 14 Mei 2024, 14:28 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sudah tahukah kamu apa itu risiko usaha? Secara umum, risiko usaha adalah hambatan yang merugikan sebuah usaha atau bisnis, dan bisa terjadi kapan saja karena beberapa sebab.

Risiko usaha memang bisa mengakibatkan kerugian hingga kebangkrutan dalam bisnis. Sayangnya, tiap usaha pasti menemui risikonya masing-masing.

Jenis risiko usaha ada risiko modal, risiko keuangan, risiko produk, risiko operasional dan risiko pasar. Faktor penyebabnya pun beragam.

Namun meskipun demikian, pada dasarnya risiko usaha bisa diantisipasi dan dihindari. Meskipun sudah terjadi, risiko usaha juga bisa diatasi dengan strategi dan solusi yang tepat.

Oleh karena itu bagi pelaku usaha yang menemui risiko usaha tidak perlu khawatir bahwa bisnisnya akan langsung bangkrut, coba atasi dengan beberapa cara ini seperti dilansir dari Gramedia.com,

Baca juga: Kenali Risiko Buka Usaha di Pinggir Jalan

1. Mengenal Perusahaan

Sebagai langkah awal untuk mengantisipasi risiko usaha, kamu sebagai pelaku usaha perlu mengenal dengan baik perusahaan yang kamu bangun.

Kamu perlu tahu produk apa yang dijual, bagaimana perputaran modal dan keuangannya, apa kelebihan dan kelemahan produk, siapa segmentasi pasarnya, dan bagaimana prospek bisnis ini dalam jangka panjang.

Dengan begitu kamu bisa memprediksi dan mengira-ngira apa risiko usaha yang mungkin terjadi, sshingga kamu bisa menghindarinya dari awal. Namun, bagaimana jika sudah terlanjur terjadi?

Karena kamu sudah mengenal perusahaan kamu dengan baik, ini akan memudahkanmu dalam mencari solusi dan strategi. Jika kamu tidak berhasil dengan produk atau sistem bisnis yang sebelumnya dan mendapati risiko kegagalan, kamu bisa memperbaikinya dan melakukan inovasi baru.

Dengan begitu kamu sudah tahu langkah apa yang paling cocok dengan usahamu. Sebab kamu sudah tahu detail dan paham betul karakteristik dari perusahaanmu itu sendiri.

2. Mengukur Skala Risiko

Tidak jarang risiko usaha datang secara bersamaan. Karena risiko usaha bisa datang sewaktu-waktu. Bahkan, terkadang bisa saling berhubungan menjadi sebab akibat.

Baca juga: Kurangi Risiko Gagal Merintis Bisnis, Simak Tips Melakukan Beachhead Market

Misalnya bermula dari risiko pasar kemudian menjalar ke risiko keuangan. Hal yang seperti ini bisa saja terjadi dalam dunia bisnis.

Jika demikian, strategi yang bisa kamu terapkan adalah mengukur skala risiko. Artinya kamu bisa lihat besar kecilnya masing-masing risiko. Coba catat dan runutkan kerugian mana yang paling besar dari risiko usaha yang tengah terjadi.

Dengan begitu kamu juga bisa menentukan skala prioritas. Permasalahan mana yang perlu diselesaikan terlebih dahulu karena akan semakin berisiko jika dibiarkan berlarut-larut.

Meskipun demikian, pastikan untuk mengatasi semuanya dan jangan menganggap sepele salah satunya. Namun, kamu bisa mengetahui mana yang lebih utama diselesaikan secepat mungkin.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau