Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perajin Nipah Lidi Bangka Belitung Kebanjiran Pesanan

Kompas.com - 15/07/2024, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

PANGKALPINANG, KOMPAS.com - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan para perajin lidi nipah "kebanjiran" permintaan sehingga membuka peluang usaha baru dan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah itu.

"Alhamdulillah, para perajin lidi nipah ini dikaruniai pesanan yang banyak di saat perekonomian masyarakat melemah," kata Plt Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Babel, Riza Aryani di Pangkalpinang, Minggu (14/7/2024) seperti dilansir Antara.

Riza mengatakan saat ini para pelaku usaha kerajinan lidi nipah mendapat pesanan anyaman lidi nipah sepanjang 2.700 meter dari salah satu hotel di Magelang. Pesanan tersebut membutuhkan lidi nipah sebanyak tiga ton.

"Saat ini perajin juga sedang menunggu pesanan anyaman lidi nipah sepanjang 700 meter lebih untuk dekorasi rumah Jepang," ujar Riza.

Baca juga: Pemprov Bangka Belitung dan AP II Hadirkan Galeri UMKM di Bandara Depati Amir

Riza menyatakan Pemprov Kepulauan Babel telah melakukan pelatihan dan membantu tujuh unit mesin ATBM untuk membantu UMKM kerajinan lidi nipah ini. Adanya mesin ATBM untuk memudahkan perajin memenuhi permintaan pasar.

"Ini peluang usaha baru dan diharapkan masyarakat untuk mencari lidi nipah ini dan menjualnya ke Desanda, agar pesanan kerajinan lidi nipah dapat segera dipenuhi," kata Riza.

Menurut dia, sumber daya alam pohon nipah di Kepulauan Babel ini berlimpah sehingga masyarakat bisa memanfaatkan peluang ini untuk menjadi perajin maupun bergabung atau menjadi tenaga kerja di UMKM lidi nipah ini.

"Untuk menjaga kelestarian pohon nipah ini, kami juga telah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan agar pohon-pohon nipah ini tidak ditebang sembarangan yang akan mengancam keberlangsungan usaha kerajinan lidi nipah ini," pungkas Riza.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau