Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Strategi Rahasia Jalankan Bisnis UMKM di Tahun 2022

Kompas.com - 03/01/2022, 08:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun 2022 diharapkan menjadi tahun keemasan bagi pelaku bisnis, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air.

Hingga akhir tahun 2021, UMKM telah berperan besar dalam mendongkrak perekonomian Indonesia.

UMKM menjadi salah satu sektor yang terkena dampak yang besar saat pandemi Covid-19, tetapi juga menjadi sektor yang cepat beradaptasi, menangkap peluang, hingga mampu bangkit dari segala himpitan.

Untuk bisa bangkit di tahun 2022, dibutuhkan kesiapan dari pelaku UMKM itu sendiri. Apa saja yang harus disiapkan UMKM dalam menghadapi tahun 2022?

Berikut strategi-strategi rahasia yang diberikan Smesco untuk pelaku UMKM dalam menjalani bisnis di tahun 2022.

1. Adaptasi Menuju Ekosistem Digital

Tak bisa dipungkiri, UMKM yang mampu bertahan selama pandemi Covid-19 adalah mereka yang mampu beradaptasi dalam dunia digital.

Sebanyak 80 persen UMKM menjadikan momentum pandemi sebagai pemicu untuk berubah ke arah digital, terhubung langsung dalam ekosistem digital dengan memanfaatkan platform e-commerce maupun marketplace.

Digitalisasi menjadi kunci bagaimana UMKM mampu bertahan saat pandemi.

Pelaku UMKM perlu mempersiapkan diri dan usaha yang dijalankan untuk mulai beradaptasi ke dalam bisnis digital. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang mengerti tentang digitalisasi.

2. Mulai Menjalankan Bisnis Hijau

Salah satu target pemerintah saat ini adalah dapat berkontribusi mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim.

Dalam menjalankan usaha ke depannya, UMKM harus memperhatikan dampak lingkungan dengan mulai menjalankan bisnis hijau (green business) dan mulai beralih menggunakan bahan-bahan yang lebih ramah lingkungan.

Dengan beralih ke bisnis hijau, peningkatan kualitas produk UMKM akan semakin tinggi, biaya input menjadi lebih rendah, meningkatnya produksi, mendapatkan akses pasar yang baru, terciptanya produk atau layanan baru, serta mendapatkan peluang lainnya.

Dengan menjalankan bisnis hijau, pelaku UMKM diharapkan bisa semakin memajukan UMKM Indonesia dengan menjalankan usaha yang produktif, berkualitas, dan ramah terhadap lingkungan.

Nah, apakah usaha yang kamu jalankan sudah menggunakan bahan-bahan produksi yang ramah lingkungan? Kalau belum, yuk mulai dari sekarang dan menyambut tahun 2022, gunakan bahan-bahan yang sustainable dan ramah lingkungan demi bumi yang lebih baik.

3. Kreativitas dan Inovasi

Kreativitas dan inovasi adalah kunci keberlanjutan UMKM di masa pandemi Covid-19 selain adaptasi digital. Kreativitas dan inovasi dapat menghubungkan UMKM menuju pasar global.

Saat ini, para pelaku UMKM sudah mengetahui dan sangat paham kompetisi pasar, sehingga membuat produk yang unik sudah menjadi keharusan.

Untuk membuat produk yang unik, pelaku UMKM dituntut untuk bisa berpikir konstruktif dan kreatif, menciptakan inovasi-inovasi baru agar produk-produk UMKM dapat berkembang dengan cepat, dan menjadi kunci sukses dalam kegiatan usaha di masa pandemi dan masa setelahnya.

Pelaku UMKM dapat mencari dan mempelajari video pelatihan yang dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan teknologi digital. Yuk, segera buat usahamu menjadi lebih kreatif dan berinovasi.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau