Salah satu peserta, Arinta Elvira Santi (29) mengaku tertarik mengikuti program tersebut dengan harapan dapat mengembangkan usaha salon yang dimilikinya. Wanita asal Ngantang, Kabupaten Malang itu berkeinginan untuk membuka cabang baru dari usahanya itu yang telah dijalankan selama 10 tahun.
"Kenapa ingin ikut, karena harapannya dapat memfasilitasi kita sebagai pengusaha muda untuk berkembang lagi, kalau bisa pengennya buka cabang, nanti katanya dapat mentoring dan lainnya," katanya.
Kini, Arinta memiliki dua pegawai di salonnya. Meski pandemi Covid-19 sudah melandai tetapi untuk geliat usahanya belum seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Saya juga ada usaha MUA (Make Up Artist) ada 5 pegawai freelance, ya pandemi sudah agak landai ya bersyukur orderan MUA sama salon ada saja yang datang tapi belum stabil seperti sebelum pandemi," katanya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.