Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Budidaya Kroto untuk Pemula, Pakan Burung Kicau Bisa Hasilkan Cuan

Kompas.com - 05/07/2022, 12:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Istilah kroto pasti tak asing bagi pencinta burung kicau. Kroto adalah jenis pakan yang sangat digemari oleh burung yang tergolong dalam insektivora, seperti burung kutilang, murai batu, jalak, dan beo.

Kroto merupakan telur semut rangrang atau Oecophylla smaragdina. Kroto diklaim kaya akan kandungan protein dan lemak sehingga suara burung yang lebih nyaring dan indah jika mengonsumsinya.

Berbisnis kroto pun bisa menjadi peluang tersendiri. Permintaan kroto disebut cukup tinggi meskipun stoknya di alam terbatas.

Melihat permintaannya yang cenderung naik, bisnis kroto pun semakin menjanjikan. Salah satu caranya yaitu beternak kroto di rumah.

Dikutip dari Cermati.com, besar modal yang dibutuhkan untuk berbisnis kroto berada di kisaran Rp12,5 juta. Biaya tersebut meliputi biaya pembuatan kandang, pembelian bibit, toples, perlengkapan, dan biaya pakan selama sekitar enam bulan.

Lalu, apa saja mesti disiapkan untuk beternak kroto hingga siap dijual? Berikut beberapa cara ternak kroto yang bisa dilakukan di rumah seperti dirangkum dari Cermati.com.

1. Siapkan Bibit

Langkah pertama yang harus disiapkan sebelum beternak kroto yaitu menyiapkan bibit koloni. Kamu bisa menangkap kroto sendiri di alam bebas, jika ingin menghemat biaya. Namun cara ini cukup rumit untuk dilakukan.

Sebagai langkah alternatif, kamu juga bisa membelinya dari petani dengan harga antara Rp150.000-Rp200.000 per liter.

2. Membuat Kandang

Jika bibit koloni telah siap, langkah selanjutnya adalah membuat kandang. Kamu bisa memanfaatkan paralon untuk membuatnya.

Pemilihan paralaon relatif mudah dalam pembuatan, memudahkan saat panen, sekaligus meminimalisir risiko kematian. Paralon juga dinilai lebih tahan lama, dan kedap cahaya tetapi memiliki dua sisi yang terbuka sehingga memiliki tingkat udara yang cukup.

Langkah-langkah pembuatan kandang dari paralon yaitu

  • Buatlah sebuah rak susun 2 tingkat dari kayu, bambu, atau besi. Pastikan bagian rak tidak bersentuhan langsung dengan dinding atau benda lainnya
  • Siapkan wadah berisi air atau oli bekas untuk diletakkan pada masing-masing kaki rak agar koloni semut rangrang tidak kabur
  • Gunakan paralon dengan diameter 12 cm dan potong sesuai dengan panjang ukuran rak
  • Susun paralon tersebut pada rak dan isi bagian paralon dengan dedaunan agar semut rangrang terangsang untuk membuat sarang
  • Pastikan kandang diletakkan di tempat yang tenang dan kedap cahaya agar semut rangrang dapat bertelur secara optimal.

3. Menebarkan Bibit

Jika kandang sudah dibuat, langkah selanjutnya adalah menebarkan bibit koloni semut rangrang yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Cara yang mesti dilakukan yakni meletakkan bibit koloni tersebut pada bagian paralon yang sudah diisi dedaunan. Koloni tersebut nantinya akan masuk dengan sendirinya pada bagian paralon tersebut

4. Memberi Pakan

Setelah bibit ditebar, maka langkah selanjutnya ialah memberi pakan pada koloni semut rangrang.

Koloni semut rangrang membutuhkan asupan gizi dari protein, seperti jangkrik, ulat, belalang, atau daging ayam, kambing, maupun sapi yang direbus dan dipecah hingga sumsumnya keluar; dan karbohidrat. Untuk asupan karbohidrat, kamu bisa memberikan larutan air dengan gula pasir.

Kamu hanya perlu menyiapkan wadah yang permukaannya datar dan letakkan makanan koloni di atasnya lalu tempatkan di samping rak. Apabila pakannya berupa hewan hidup maka pastikan untuk melumpuhkannya terlebih dahulu.

5. Panen

Panen pertama budidaya kroto sebaiknya dilakukan setelah enam bulan. Dalam waktu tersebut koloni semut dapat berkembangbiak secara optimal.

Setelah sarang stabil, barulah proses panen dapat dilakukan setiap 15 sampai 20 hari sekali.
Sarang yang sudah siap dipanen biasanya ditandai dengan adanya sarang yang penuh dengan kroto berwarna putih.

Jika sudah begini, maka langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Siapkan baskom atau wadah apapun dan saringan dari kawat ram, lalu letakkan baskom dengan posisi saringan di atas permukaannya
  • Jika sudah, gunakan sarung tangan karet lalu tumpahkan isi kandang ke dalam baskom sampai kroto akan jatuh ke dalam baskom sedangkan semut akan tersaring;
  • bersihkan kandang dan letakkan kembali koloni semut pada kandang tersebut.
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau