Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ada Banyak Kampus, Ini Tips Berbisnis Kos-kosan di Kota Malang

Kompas.com, 1 Agustus 2022, 12:22 WIB
Nugraha Perdana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Kota Malang merupakan wilayah dengan terdapat berbagai perguruan tinggi. Kondisi ini juga mempengaruhi roda perekonomian yang ada.

Hampir di setiap kawasan terdapat beragam tempat usaha. Salah satunya kos-kosan yang menjadi primadona bagi pengusaha untuk mencari peluang keuntungan. Bahkan, saat ini tidak jarang pemilik kos juga orang-orang dari luar daerah Kota Malang.

Beberapa waktu lalu, terdapat video viral di media sosial, yang memperlihatkan seorang mahasiswa dimarahi oleh pemilik kosnya.

Perkaranya, penghuni kos tersebut meminta untuk dipasangkan gas elpiji yang sudah menjadi fasilitas di tempat itu. Lokasi kejadian tersebut tepatnya di salah satu kos-kosan yang berada di Jalan Janti Barat Blok A, Kecamatan Sukun.

Baca juga: Mau Pakai Jasa Digital Marketing? Hitung Dulu Biayanya

Video itu awalnya diunggah di akun TikTok milik penghuni kos tersebut tetapi juga sudah tersebar di berbagai akun Instagram. Wanita tersebut merasa berhak untuk mendapatkan fasilitas elpiji guna supaya bisa memasak.

Sebab, dia bersama penghuni kos lainnya mengaku sudah 4 hari tidak bisa memasak karena tidak ada elpiji. Sedangkan untuk uang pembelian gas elpiji, setiap penghuni per bulannya ditarik iuran sebesar Rp 15.000.

Namun, wanita tersebut dibentak oleh diduga pemilik kos saat mempertanyakan fasilitas elpiji itu. Bahkan dalam kolom komentar yang ada, wanita itu juga mengaku dilaporkan ke pihak Kepolisian oleh pemilik kos.

Salah satu alumni mahasiswi perguruan tinggi negeri di Kota Malang, Desy Permatasari memberikan saran bagaimana seharusnya pengusaha kos-kosan bisa memberikan pelayanan terbaik.

1. Jarak

Desy dulu kuliah di perguruan tinggi di sekitar Kelurahan Ketawanggede, Kecamatan Lowokwaru. Sehingga dia mencari kos yang tidak jauh dari kampusnya.

Menurutnya, jarak tempat kos ke kampus menjadi pertimbangannya untuk mencari yang terdekat. Selain tidak memiliki kendaraan, juga untuk meminimalisasi pengeluaran ongkos transportasi, sehingga dia bisa berjalan kaki.

Hal itu juga bisa menjadi pertimbangan bagi pengusaha pemula yang ingin berwirausaha kos-kosan. Wilayah di sekitar perguruan tinggi, perkantoran dan tempat kerja lainnya merupakan tempat yang strategis.

2. Harga

Setiap kos memiliki harga berbeda-beda sehingga harus disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan. Menurutnya, sebelum memilih sebaiknya terlebih dahulu membandingkan harga dan fasilitas beberapa kos dengan budget yang dimiliki.

Rata-rata untuk harga sewa kamar kos-kosan di Kota Malang saat ini dengan rate antara Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000 setiap bulannya. Sehingga para pengusaha kos sebaiknya juga tidak mematok biaya sewa yang lebih dari kos-kosan lainnya.

3. Fasilitas

Sebagai wanita, bagi Desy untuk kos yang memiliki fasilitas pada umumnya sangat penting. Selain kamar mandi, seperti dapur untuk memasak, seterika dan jemuran, serta WiFi untuk sedikit menunjang kebutuhan kuliah harus ada.

Dia menyarankan bagi pencari kos untuk betul-betul mengetahui dengan jelas terhadap fasilitas yang ada atau tidak hanya percaya terhadap iklan dan penawaran dari orang lain saja.

Baca juga: Kisah Katarina, Punya Penghasilan Rp400 Juta Setahun dari Olahan Limbah Kain Perca

Halaman:

Terkini Lainnya
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
IPB Perkuat Inkubasi Startup untuk Dorong Hilirisasi Riset dan Inovasi
Program
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Lewat Perdagangan-Pendidikan, Lembaga Ini Bantu Perluas Konektivitas RI-China
Jagoan Lokal
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau