Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bantu UMKM Standarisasi Sesuai BPOM, Smesco Bakal Bangun Cloud Kitchen

Kompas.com - 08/09/2022, 07:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Smesco Indonesia menyiapkan fasilitas cloud kitchen atau dapur bersama dengan teknologi retort di Gedung Smesco Indonesia, Jakarta Selatan.

Teknologi retort merupakan teknologi sterilisasi modern bisa membuat makanan tahan hingga bertahun-tahun di suhu ruangan tanpa perlu disimpan di lemari pendingin.

Hal ini juga dimaksudkan untuk mengatasi kendala teknis yang dimiliki oleh UMKM dalam memenuhi standarisasi yang dibutuhkan BPOM.

Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata mengatakan, UMKM di Indonesia didominasi oleh bisnis food and beverage. Ia menegaskan, fasilitas cloud kitchen masih dalam tahap pembangunan.

"Membangun cloud kitchen, dapur bersama dengan teknologi retort yang nantinya UMKM-UMKM datang ke Smesco untuk maklon di mana fasilitasnya itu sudah kita desain dan rancang kerjasama dan atas anjuran dan arahan dari BPOM," kata Leo dalam rekaman suara yang diterima Kompas.com.

Ia berharap fasilitas cloud kitchen bisa menangani kendala-kendala teknis yang biasa dialami pelaku UMKM terutama mikro dan kecil. Adapun standar-standar yang ditetapkan oleh BPOM akan hadir di fasilitas cloud kitchen.

"Nantinya (fasilitas cloud kitchen) bisa menjadi benchmark untuk kita kembangkan di daerah-daerah lain. Dan produk-produk ini yang sudah berstandar, kita masukkan langsung di fulfilment dan dijual di sistem reseller kita," ujar Leo.

Pelaksana Tugas Sekretaris Utama BPOM, Rita Endang, menegaskan, pihaknya mendukung penuh inovasi Smesco Indonesia dalam membangun Rumah Produksi Bersama bagi UMKM.

"Inovasi ini diharapkan menjadi suatu solusi bagi UMKM," ucap Rita.

Namun, Rita mengingatkan, sebelum membangun suatu Rumah Produksi Bersama, ada beberapa aspek yang harus dilihat. Mulai dari manajemennya, sarana yang ada, alat-alatnya, hingga aspek penyimpanannya.

"Ada 68 item yang harus diperhatikan, dan ini juga sudah kami mulai. Sehingga, nantinya UMKM mempunyai sebuah lahan berusaha. BPOM sangat mendukung hal ini," ucap Rita.

Rita menyebutkan, berbagai upaya dilakukan BPOM, mulai dari pendampingan usaha kecil dari memiliki orangtua angkat, sudah dilakukan.

"Kemudian, ekosistem yang kami bangun dari mulai kemudahan perizinan atau di pre market-nya untuk memperoleh izin edar dari BPOM," kata Rita.

Tak ketinggalan juga, UMKM bakal memperoleh cara produksi pangan olahan dan juga bagaimana selanjutnya ketika berproduksi harus diawasi.

"Itu dikenal dengan post market. Ini juga kami lakukan pengawasan. Poin penting lainnya adalah ketika nanti kita mendampingi para UMKM untuk ekspor," kata Rita.

Pada akhirnya akan memperoleh konsep bagaimana produk-produk UMKM (pangan, obat tradisional, kosmetik) ini betul-betul produk yang aman, bermutu untuk pangan, dan bergizi.

"Saya berharap, perjanjian kerjasama ini dapat kita laksanakan dalam bentuk yang konkrit dukungan BPOM bagi UMKM binaan Smesco Indonesia," ucap Rita.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau