Dalam sebulan omzet produksi gula aren bisa mencapai Rp3 juta per kepala keluarga yang memproduksi gula aren.
Gula aren murni Desa Gunung Wangi memiliki ciri khas yang mudah dikenali, yakni rasanya yang manis legit, tekstur gulanya tak mudah patah. Ciri lain yang paling mencolok yakni bentuk gula aren khas Desa Gunung Wangi adalah bulat setengah lingkaran mengikuti pola batok kelapa.
Untuk memasarkan produknya, Karyanto sudah tak bingung lagi. Ia sudah hafal toko kelontong dan distributor mana saja yang akan mengambil gula aren miliknya. Puluhan tahun menggeluti produksi gula aren membuatnya sudah terkenal di kalangan pebisnis gula.
"Alhamdulillah sudah banyak yang tahu, gula aren kita sudah terjual hingga keluar daerah seperti Kebumen, Magelang, Wonosobo bahakan sampai Yogyakarta," ujar Karyanto.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.