Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Solok Selatan Expo Digelar untuk Dorong Kemandirian UMKM

Kompas.com - 03/01/2023, 09:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

SOLOK SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok Selatan, Sumatera Barat menggelar Solok Selatan Expo sebagai upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) daerah itu memiliki kemandirian.

Dengan begitu, pelaku UMKM tak bergantung kepada bantuan pemerintah.

"Pemkab Solok Selatan hari ini menggelar Solok Selatan Expo. Tujuannya agar UMKM lebih bisa mandiri," kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan, Azizah Mutia di Padang Aro, Senin (2/1/2023) seperti dilansir dari Antara.

Azizah mengatakan, Solok Selatan Expo diikuti oleh 40 UMKM unggulan daerah itu dari bidang usaha makanan ringan, roti dan kue, minuman dan kerajinan. Solok Selatan Expo digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan di jalan lintas nasional Padang - Kerinci mulai 2 Januari hingga tanggal 4 Januari 2023.

Para pelaku UMKM yang mengikuti Solok Selatan Expo tersebut selama ini telah menikmati bantuan pemerintah dalam mengembangkan usahanya.

"Ketika mereka sudah mandiri, sudah mampu menciptakan lapangan kerja di lingkungannya dan memiliki daya saing sampai di luar daerah, mereka akan kita lepas. Sehingga bantuan selanjutnya bisa diberikan kepada yang lainnya," ujar Azizah.

Solok Selatan hingga per Desember 2022 telah memiliki 9.782 UMKM yang bergerak di beberapa sektor usaha, seperti perdagangan, penyedia akomodasi makanan dan minuman, jasa, peternakan dan pertanian, industri pengolahan, serta kerajinan.

Dalam membantu pengembangan UMKM, pemerintah setempat telah banyak menggelontorkan bantuan mulai dari pendampingan, perizinan, pelatihan dan kemasan.

Dari ribuan UMKM yang berkembang di daerah itu, lanjut Azizah, tak sedikit yang mulai berkembang yang pemasarannya bukan hanya dalam skala lokal, melainkan merambah ke provinsi tetangga bahkan telah ekspor.

"Seperti rendang dan kopi yang mulai go nasional dan ekspor," kata Azizah.

Azizah berharap UMKM yang telah berkembang tersebut bisa menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya.

Bupati Solok Selatan, Khairunas mengatakan Solok Selatan Expo selain mendorong UMKM bisa mandiri juga sebagai media pelaku usaha lokal untuk mempromosikan produk.

"UMKM di Solok Selatan mulai berkembang, tapi belum semua dikenal masyarakat. Solok Selatan Expo ini tempat mereka untuk promosi, " kata Khairunas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Tembakau Jember Ini Didorong Mendapatkan Sertifikat Indikator Geografis

Training
Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Puluhan Disabilitas di Karawang Ikuti Pelatihan Barista oleh PNM

Program
Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Pemkot Kendari Hadirkan Eco KIM untuk Fasilitasi Pemasaran Produk UMKM

Program
Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Produk Olahan Rotan Indang Apang Galeri Berhasil Tembus Pasar Internasional

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com