Dalam sebulan, omzet penjualan olahan serai di Desa Pelutan ini bisa mencapai jutaan rupiah. Pembelinya pun berasal berbagai daerah di Indonesia diantaranya Kalimantan, Jambi dan Batam.
"Kami sudah mulai merambah online, selain itu kita juga sering ikut bazar-bazar yang ada di Kabupaten Purworejo maupun kualitas Kabupaten," tambah Mutmainah (46) yang juga salah satu anggota dasa wisma.
Usaha yang dijalankan ibu-ibu dasa wisma ini sudah resmi terdaftar di Kabupaten Purworejo dengan nomor NIB 0259010112266. Usaha ini tercatat pertama kali didirikan sejak tahun 2020 yang lalu.
Mutmainah berharap, olahan serai dari Desa pelutan ini dapat menjadi produk yang akan menjadi ciri khas Desa Pelutan.
"Kami berharap produk kuta ini semakin dikenal dan bisa menjadi penghasilan bagi warga sekitar," tambah Mutmainah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.