Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Menentukan Produk Potensial untuk Dijual

Kompas.com, 9 Mei 2023, 10:43 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sebagai seorang pengusaha yang akan memulai bisnis, apalagi jika kamu memulainya seorang diri, memilih produk yang akan dijual kepada pelanggan menjadi langkah awal yang sangat penting untuk dipertimbangkan secara matang.

Pemilihan produk menjadi satu hal yang penting untuk membangun bisnis yang sukses dan berpotensi.

Produk yang memiliki sedikit kompetitor di pasar, tetapi punya target pasar tertentu yang dapat dituju bisa menjadi nilai plus yang dapat kamu pehatikan untuk menjual produk yang memenuhi kriteria tersebut.

Melansir entrepreneur.com, berikut ini 3 tips menentukan produk potensial yang dapat dijual sebagai satu langkah penting dalam memulai bisnis.

Baca juga: Bagaimana Cara Menentukan Harga Produk? Perhatikan 3 Variabel Ini

1. Brainstorming

Luangkan waktu terbaikmu untuk memikirkan sekaligus mengeluarkan semua ide-ide yang ada di pikiranmu. Buatlah daftar tertulis yang rapi agar ide-ide tersebut dapat dilihat dengan nyaman, dengan menambahkan deskripsi singkat mengenai ide tersebut.

Keluarkan semua ide dengan sekreatif mungkin. Jika merasa sendirian kurang efektif, kamu juga dsapat meminta bantuan teman atau keluarga untuk membantumu menyusun ide.

Terkadang, dengan berdiskusi bersama orang lain memunculkan ide-ide lainnya yang lebih baru dan kreatif.

Tak hanya sesama manusia, kamu juga dapat menggunakan bantuan teknologi, seperti ChatGPT untuk melakukan brainstorming ide.

Baca juga: Cara Meningkatkan Brand Experience Produk, Salah Satunya Lewat Storyatelling

2. Kerucutkan ide

Setelah tersusun daftar ide yang memiliki potensi untuk dijadikan bisnis, telaah lagi lebih dalam masing-masing ide tersebut dan kamu dapat membandingkannya juga satu sama lain.

Hal ini untuk melihat mana ide yang terlihat lemah dan mana ide yang lebih menjanjikan untuk dijadikan bisnis.

Kamu dapat memanfaatkan internet untuk membantumu melihat bagaimana potensi produk tersebut di pasaran. Apakah persaingannya tinggi? Apakah target pasarnya luas? Bagaimana dengan perkiraan biaya produksi yang harus disiapkan?

Pastikan juga ide yang kamu pilih nantinya, memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh.

Memang sebagai langkah awal, sebaiknya kamu fokus terhadap satu produk terlebih dahulu, tetapi untuk meningkatkan bisnis menjadi lebih maju tentu diperlukan adanya pengembangan dan inovasi-inovasi dalam berbisnis.

Ibarat seperti menanam pohon, tentu kamu memerlukan tempat penanaman awal yang bagus, tetapi kamu juga memerlukan ruang lebih untuk pohon tersebut tumbuh menjadi lebih besar saat dewasa.

Baca juga: Kuralin Bag, Produk UMKM Unggulan Pesisir Barat Sumbar

3. Hubungkan dengan minat (passion)

Langkah terakhir yang penting adalah memilih kategori produk yang menarik dan sesuai dengan minat yang kamu miliki.

Membangun sebuah bisnis dari awal memerlukan waktu yang tidak sebentar dan harus konsisten. Jika kamu tidak melakukannya dengan senang hati dan bersemangat, bukan tidak mungkin kamu akan merasa jenuh dan malas, sehingga bisnis tidak berjalan dengan baik.

Ketika bisnis yang kamu jalankan sesuai dengan minat, maka kamu akan lebih bersemangat dan termotivasi untuk menjalankan bisnis dengan sukarela dan tanpa tekanan.

Baca juga: 3 Ide Bisnis Online Modal Kecil Untung Besar

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
3 Tips Menentukan Produk Potensial untuk Dijual
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat