Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Cerdas Bisnis "Action Figure" agar Makin Cuan

Kompas.com, 13 Mei 2023, 08:10 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Action figure merupakan koleksi barang yang terinspirasi dari figur-figur terkenal, utamanya animasi. Barang-barang ini memang menjadi koleksi yang diminati oleh banyak orang, terutama para penggemar film dan animasi.

Tapi, tahukah Anda bahwa action figure juga bisa menjadi peluang bisnis yang menguntungkan?

Omzet yang bisa didapatkan dari bisnis action figure ini sangatlah bervariasi, tergantung cara tiap orang memanfaatkan peluang yang ada. Bahkan, beberapa orang yang sudah menggeluti bidang ini bisa dapat omzet hingga ratusan juta per bulannya, lho.

Hal ini tentu jadi sesuatu yang tidak bisa diremehkan sama sekali, omset yang didapatkan bahkan bisa mengalahkan jenis bisnis lainnya.

Namun, untuk sukses dalam bidang ini tentunya dibutuhkan kemampuan yang baik, pengetahuan dalam bidang action figure, dan tentunya banyak usaha. Seperti dilansir dari Cermati.com, agar bisnis action figure yang Anda kelola makin laris manis, tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah:

1. Kelangkaan Action Figure Tersebut

Ada beberapa action figure langka yang hanya diproduksi dalam jumlah terbatas oleh produsennya. Hal tersebut membuat action figure tersebut jadi barang langka dan jadi rebutan di kalangan para pecintanya.

Perlu diingat bahwa makin langka action figure tersebut, maka harganya juga akan semakin tinggi. Beberapa action figure yang langka biasanya sudah diluncurkan lama dan saat ini sudah tidak diproduksi lagi. Dengan begitu, action figure tersebut selayaknya jadi barang antik dan primadona yang menarik minat setiap pencintanya.

Menemukan action figure langka tentu bukanlah yang yang mudah, dan Anda pastinya butuh lebih banyak effort untuk mendapatkannya. Selain itu, kemampuan untuk memprediksi harga dan tren juga sangat penting. Coba deh cari tahu produk action figure mana yang sekiranya diminati.

Untuk harga action figure langka sendiri sebenarnya tidak ada batasan, jadi Anda bisa melepasnya di penawaran harga tertinggi. Banyak para pengoleksi action figure yang siap mengeluarkan banyak uang demi barang kesayangannya. Ini tentunya akan jadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Beberapa action figure juga hadir dalam seri tertentu lho, satu seri bisa terdiri dari beberapa karakter. Melengkapi seri tersebut bisa jadi challenge tersendiri bagi para pecintanya, coba juga memanfaatkan peluang ini.

2. Kondisi Action Figure Secara Fisik

Tidak semua produk action figure dijual dalam kondisi baru, beberapa diantaranya merupakan barang lama yang langka. Sebab itulah, memperhatikan kondisi fisik barang yang dijual harus jadi salah satu pertimbangan penting Anda.

Cek kondisi fisik action figure tersebut secara mendetail, mulai dari adanya lipatan, sobekan, tambalan, goresan, penyok, dan sejenisnya. Hal tersebut akan sangat mempengaruhi harga action figure yang dijual, makin banyak minusnya maka harganya akan makin turun.

Keuntungan yang bisa didapatkan dari bisnis ini pun tidak semudah mencari keuntungan dari produk-produk lain mengingat sudah ada pasarnya masing-masing.

3. Pemilihan Tema yang Menarik

Hal yang harus Anda perhatikan selanjutnya adalah pemilihan temanya. Tema action figure bisa sangat beragam, mulai dari tokoh film, anime, game, hingga superhero.

Pilih tema yang menarik dan diminati oleh banyak orang, terutama tema-tema yang fresh atau yang tak lekang oleh waktu.

Pastikan juga Anda memiliki informasi yang akurat dan up-to-date tentang tema yang dipilih agar bisa menyediakan action figure yang tepat untuk para pelanggan.

Baca juga: 7 Bisnis Online yang Cocok untuk Para Kpopers

4. Belajar Tentang Harga Pasar

Sebelum memulai bisnis action figure, Anda harus belajar tentang harga pasarnya terlebih dahulu. Pasalnya harga untuk beberapa action figure yang langka tidak punya patokan khusus, ada beberapa action figure yang bahkan bisa terjual seharga ratusan juta.

Dalam hal ini, Anda tentunya harus punya kemampuan untuk menganalisis harga action figure tersebut di pasaran. Akan lebih baik pula jika Anda juga memiliki passion dan kecintaan dalam bidang ini. Mengingat para penggemar action figure asli pasti lebih banyak tahu tentang harga pasarnya.

5. Pemilihan Metode Penjualannya

Untuk penjualannya, coba gunakan beragam marketplace atau website bisnis supaya jangkauan penjualannya makin luas. Apalagi tidak semua orang menyukai action figure, jadi segmentasi pasarnya lebih khusus.

Para penggemarnya pun bisa tersebar di beragam lokasi, bukan hanya dalam satu negara tapi juga bisa antar negara lho.

Ketika menjualnya secara online, berikan foto yang jelas dan deskripsi produk yang akurat agar pembeli tidak merasa kecewa dengan produknya. Untuk dapat harga jual tertinggi coba jual dalam sistem lelang, ada beberapa platform jualan khusus yang memungkinkan Anda untuk melakukannya.

6. Ketahui Tren Terbaru

Selanjutnya coba pelajari tren dan kebutuhan pasar, seperti film atau anime yang baru saja dirilis, agar bisa mengikuti permintaan pasar. Jangan terlalu lama menunggu untuk memasarkan action figure yang sedang tren karena bisa jadi pasar sudah jenuh. Akibatnya pelanggan jadi tidak lagi tertarik lagi hingga akhirnya permintaannya merosot.

Itulah beberapa tips bisnis action figure yang bisa menghasilkan keuntungan. Satu hal yang pasti, Anda harus punya pemahaman yang baik dalam bidang ini dan pintar memanfaatkan peluang agar bisa mencapai kesuksesan.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau