"Sesama kami bisa saling mengingatkan. Misalnya untuk Bagus di kitchen 'ayo Gus, lebih sering cek produk dan bikin produk baru', begitu pun aku diingatkan untuk 'Jordi jangan lupa posting konten, buat yang lebih kreatif lagi,' seperti itu," jelas Jordi.
Baca juga: Cara Meat Night Club Branding di Instagram, Hingga Diundang Public Figure
Menemui perbedaan pendapat tentunya hal yang wajar saat menjalankan bisnis bersama. Namun, lebih baik jika menemukan perselisihan pendapat bisa segera diselesaikan. Jangan sampai hal ini berlarut-larut dan bisa berujung menjadi masalah yang serius.
Para owner Meat Night Club juga berusaha untuk cepat menyelesaikan perbedaan pendapat dan saling percaya satu sama lain. Hal ini menjadi salah satu alasan tiga sekawan ini tetap akur berbisnis bersama.
"Intinya kami bertiga kalau ada cekcok sedikit itu cepat diselesaikan. Jadi enggak sampai berkepanjangan. Kami juga percaya satu sama lain," tutup Bagus.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.