Untuk memasarkan bisnisnya, Naning memanfaatkan pameran dan bazar, karena ia belum mempunyai toko fisik. Menurutnya, sejauh ini pameran sangat efektif untuk meningkatkan penjualan Smart Perfume.
Apalagi, Ia sering diundang untuk mengikuti berbagai pameran, di antaranya yang diadakan oleh Kementrian Koperasi dan UKM, Sekretarias Kabinet, Lemhannas, dan masih banyak lagi.
“Bazar sangat efektif bagi bisnis parfum seperti saya yang belum memiliki toko sendiri, karena kita dapat bertemu langsung dengan pembeli. Mereka dapat langsung mencium wanginya dan kita sebagai penjual juga bisa menjelaskan dan merekomendasikan parfumnya,” paparnya.
Ke depan Naning berharap Smart Perfume bisa berkibar lebih luas lagi di dalam negeri. Ia ingin banyak masyarakat dalam negeri yang mengenal dan menggunakannya produknya.
Baca juga: Cerita Mariska Agustina dan Syafii Sugara Berbisnis Inspired Parfum dengan Harga Terjangkau
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.