Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Peluang Bisnis Virtual Cocok untuk Gen Z, Kamu Tertarik?

Kompas.com - 28/05/2024, 07:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Beberapa orang memilih berhenti menjadi karyawan kantoran dan ingin beralih menjadi pebisnis karena tak mau terikat waktu dan bekerja di bawah aturan orang lain. Menjadi pebisnis memang lebih mudah menyesuaikan operasional bisnis dengan kebijakan sendiri.

Namun, tahukah kamu kalau ada peluang bisnis yang lebih fleksibel dari bisnis pada umumnya? Kamu perlu tahu kalau saat ini ada bisnis virtual. Bisnis yang satu ini bisa dikerjakan di mana saja, kapan saja, tapi tetap menghasilkan.

Peluang Bisnis Virtual

Seperti yang dilansir dari thebalancemoney.com, bisnis virtual adalah bisnis apa pun yang sebagian besar atau bahkan seluruh kegiatan operasionalnya melalui internet atau virtual. Bisnis ini berfokus pada pemanfaatan digitalisasi yaitu secara online.

Sehingga bisnis ini tidak membutuhkan kehadiran fisik seperti toko, kantor, gudang, ataupun lokasi tetap yang bisa dikunjungi pelanggan. Meskipun demikian, bisnis ini bisa menjadi sangat menguntungkan bagi yang mengerti cara menjalankannya.

Bisnis virtual cocok untuk Gen Z dan para pemula yang ingin mencoba bisnis minim risiko kerugian. Mengapa demikian? Karena bisnis virtual terbilang mudah dijalankan, tidak membutuhkan biaya sewa gedung. Bahkan bisnis virtual juga bisa tidak mengeluarkan biaya produksi hingga distribusi.

Tidak Membutuhkan Modal Besar

Bisnis virtual tidak membutuhkan modal keuangan besar, tetapi membutuhkan modal bakat dan kemampuan. Tidak banyak industri yang bisa dijalankan dengan cara virtual.

Contoh bisnis yang paling cocok untuk bisnis virtual adalah jasa desain digital dan jasa editing. Karena kedua industri ini bisa dilakukan secara virtual, pelanggan cukup mengirimkan spesifikasi pesanan kepada pelaku bisnis virtual, setelah pengerjaannya selesai maka hasilnya bisa dikirimkan secara digital pula berupa softfile.

Biaya yang dibutuhkan untuk bisnis virtual seperti jasa desain digital dan jasa editing tersebut biasanya untuk koneksi internet, devices yang mendukung, ataupun biaya aplikasi editing yang premium.

Fleksibel dan Cocok Untuk Gen Z

Mengapa peluang bisnis ini cocok untuk Gen Z? Karena saat ini Gen Z bisa memanfaatkan digitalisasi dan menyukai kegiatan yang fleksibel. Bisnis virtual bisa dilakukan di mana saja secara online. Terlebih lagi, kreativitas Gen Z saat ini dengan ide-ide menariknya bisa disalurkan melalui bisnis virtual seperti ini yang tentunya mudah dijalani.

Berhubung bisnis ini tidak membutuhkan lokasi tetap, maka di mana pun kamu berdiri maka di tempat itu pula lokasi kamu berbisnis. Memiliki fleksibilitas yang tinggi membuat bisnis virtual ini bisa disesuaikan dengan kemampuan dan keinginan masing-masing individu.

Bahkan, bisnis ini bisa dijalankan sendiri tanpa karyawan jika memang kamu menyanggupinya. Meskipun demikian, jika kamu merekrut karyawan kamu tetap bisa menjalankan bisnis virtual ini secara online. Yang kamu butuhkan adalah koordinasi dengan karyawan apabila ada orderan atau proyek yang masuk.

Kamu dan karyawan bisa sama-sama mengerjakan pekerjaan secara virtual dari tempat masing-masing. Keuntungan lainnya adalah kamu bisa merekrut karyawan potensial meskipun dengan lokasi yang sangat berjauhan seperti antar pulau karena bisnis ini dijalankan secara online.

Saat ini di era digital, banyak peluang bisnis yang bisa dijalankan. Bisnis tidak lagi harus membuka toko untuk memulainya. Potensi dan bakat diri juga bisa dimaksimalkan melalui sistem bisnis virtual seperti ini. Tertarik untuk menjadi pebisnis dengan sistem bisnis virtual? Semoga berhasil.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau