Hal ini dilakukan, karena Rauf menerapkan ekonomi sirkular dalam Ichinogami Papercraft Expert. Artinya, ia merintis bisnis dengan mengedepankan kelestarian lingkungan.
"Bisnis Ichinogami ini dalam waktu dekat juga akan pakai sistem ekonomi sirkular. Nah, konsumen yang sudah beli papercraft, nanti bisa mengembalikan kemasannya pada kami. Terus nanti bisa ditukar dengan papercraft yang baru," tutur Rauf.
Kemudian, para konsumen yang menukarkan kemasan mereka dapat bebas memilih papercraft baru dari jenis manapun. Rauf menyebut, pemilihan papercraft baru ini dilakukan secara gratis.
"Lalu packaging ini nantinya akan kami gunakan kembali. Kan packaging ini cuma dipakai untuk melindungi papercraft-nya. Begitu papercraft-nya jadi, kemasannya enggak dipakai lagi. Jadi lebih baik dikembalikan ke kami," pungkasnya.
Baca juga: Cerita Martha Wongso Merintis Mammu Handmade, Kerajinan dari Clay Kertas
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.