Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Peluang, Persiapan dan Hambatan Memulai Usaha Salon "Muslimah Friendly"

Kompas.com, 7 Juni 2024, 20:22 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Setiap wanita pasti ingin tampil cantik dan memanjakan diri, begitupun dengan para muslimah meskipun cenderung berpakaian tertutup.

Salon kecantikan jadi salah satu tempat favorit bagi kaum wanita yang ingin mempercantik dan merawat diri dari ujung kaki sampai ujung kepala. Hanya saja tak semua salon kecantikan ramah untuk dikunjungi para muslimah.

Salah satu yang menjadi alasannya adalah ruang perawatan yang masih menjadi satu dengan pelanggan pria hingga kurangnya privasi. Apalagi ada banyak jenis perawatan yang mengharuskan muslimah membuka hijabnya. Seperti saat melakukan perawatan rambut, pijat, spa dan sebagainya.

Selain itu, para muslimah juga merupakan salah satu pangsa pasar dalam bisnis selain kecantikan. Sehingga kebutuhan akan keberadaan salon kecantikan yang muslimah friendly menjadi cukup besar.

Tertarik ingin mencoba usaha salon muslimah friendly? Yuk, kenali dulu peluang bisnisnya dalam ulasan berikut ini selengkapnya sebagaimana dikutip dari Cermati.com.

Peluang Usaha

1. Peminat Cukup Banyak

Seiring waktu, keberadaan wanita muslimah saat ini bisa dibilang cukup eksis. Ada banyak wanita muslim yang sudah mulai paham bahwa menutup aurat merupakan sebuah kewajiban.

Hal inilah yang membuat keberadaan salon kecantikan yang berbasis syariah atau ‘muslimah friendly’ begitu diharapkan.

Karena memang bagi wanita, perawatan tubuh sudah jadi bagian dari kebutuhan yang harus dipenuhi. Sehingga peluang bisnis ini di masa mendatang sangat terbuka lebar.

2. Kompetitor Masih Sedikit

Perlu dipahami bahwa tak semua salon kecantikan menyediakan layanan secara khusus untuk para wanita berjilbab. Bahkan bisa dibilang keberadaan salon muslimah masih terbilang sangat jarang.

Apalagi belum banyak yang melihat muslimah sebagai target pasar bisnis salon yang cukup prospektif. Hal inilah yang membuat bisnis ini masih belum banyak memiliki kompetitor, sehingga peluangnya masih sangat terbuka lebar.

3. Target Pasar Lebih Spesifik

Salon kecantikan yang secara khusus dibuat untuk para muslimah tentunya memiliki target pasar yang sangat spesifik, yakni para muslimah yang berhijab. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan dalam menggaet calon pelanggan.

Meskipun secara khusus ditujukan untuk para wanita berhijab, tapi keberadaan salon muslimah juga bisa dinikmati para wanita yang belum atau tak mengenakan hijab. Sehingga peluang untuk mendapatkan pelanggan juga bukan hal yang sulit.

Apalagi konsep syariah yang ditawarkan tentunya akan membuat para wanita bisa lebih nyaman saat melakukan perawatan di salon muslimah tersebut.

Baca juga: 7 Ide Bisnis Buat Anak Pesantren yang Bisa Hasilkan Keuntungan

Persiapan

Usaha salon muslimah friendly bisa menjadi peluang cukup besar bagi para wanita yang punya minat di bidang bisnis kecantikan. Namun demikian ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai merintis salon dengan konsep muslimah friendly. Adapun di antaranya sebagai berikut:

1. Bekali Diri dengan Pengetahuan Terkait Muslimah dan Syariah

Hal pertama yang perlu diperhatikan sebelum memulai usaha salon muslimah friendly adalah memahami konsep syariah dan muslimah terlebih dahulu. Ada banyak hal yang perlu dipelajari dalam menerapkan konsep syariah ke dalam bisnis salon kecantikan. Mulai dari pelayanan terhadap pelanggan, pembukuan dan lain sebagainya.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau