Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Keunggulan Berbisnis Franchise, Penjualan Bisa Lebih Laris?

Kompas.com, 14 September 2024, 12:39 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penahkah kamu tertarik untuk berbisnis franchise (waralaba) Membuka bisnis dengan membeli sistem dan merek dari perusahaan lain memang terdengar menguntungkan.

Franchise adalah bisnis yang bermitra dengan pemilik bisnis independen, nantinya pewaralaba menerima rencana bisnis, merek, dan pasokan bahan baku dari pemilik franchise. Sehingga pewaralaba bisa membuka dan mengoperasikan bisnis tersebut di bawah nama pemilik waralaba.

Tentunya dari sini sudah dapat disimpulkan bahwa pewaralaba bisa langsung menjalankan bisnis tanpa harus memulai dari nol, karena sebagian besar model dan materi pemasaran bisnis sudah diberikan oleh pusat.

Baca juga: 4 Alasan Perlu Menggunakan Jasa Konsultan Franchise, Pemula Harus Tahu

Tidak hanya itu, berikut ini beberapa keunggulan berbisnis franchise seperti yang dilansir dari Smallbiztrends.com

1. Auto Jadi Pebisnis

Meskipun kamu bermitra dengan pemilik franchise, tetapi kamu tetap bisa dibilang bos untuk bisnis waralaba kamu sendiri. Karena dengan kamu membeli bisnis franchise ini, kamu bisa memiliki kendali penuh dan bertanggung jawab untuk kegiatan operasional.

Kamu akan diberi kebebasan untuk mengambil keputusan. Namun, ini juga menjadi catatan untuk terus mengembangkan bisnis dan tidak bisa bergantung dengan pusat.

Pada dasarnya meskipun kamu sudah menerima branding merek dari pusat, tetapi kesuksesan bisnis ini tetap kembali lagi pada kinerja kamu. Kalau kamu bermalas-malasan untuk berjualan, jangan harap bisnis waralaba kamu bisa menguntungkan.

2. Pengenalan Mereknya Instan

Salah satu keunggulan berbisnis franchise adalah kamu tidak perlu membesarkan merek dari awal, karena pengenalan merek yang sudah kuat dari pusat.

Baca juga: 3 Tantangan Menjalankan Usaha Franchise dan Cara Menghadapinya

Bisnis kamu bisa langsung dikenal oleh konsumen sejak hari pertama berjualan. Dengan begitu, potensi untuk laris penjualan juga semakin tinggi. 

Salah satu hal tersulit dalam memulai bisnis adalah membesarkan merek, tetapi dengan bisnis franchise kamu bisa melompati bagian tersebut dan mendapatkannya dengan instan. Lebih hemat waktu dan tenaga untukmu.

3. Banyak Yang Terbukti Berhasil

Jika berbisnis waralaba, kamu memiliki peluang keberhasilan yang cukup menjanjikan. Hal ini karena sudah banyak cabang waralaba yang lain terbukti berhasil berbisnis franchise tersebut.

Memang penjualan tergantung dari beberapa faktor lain seperti lokasi dan target pasar, tetapi setidaknya kamu bisa semakin yakin karena melihat teman-teman franchise yang sudah berhasil.

Baca juga: 3 Cara Menggunakan Video Marketing untuk Mendapatkan Mitra Franchise

4. Dapat Pelatihan dan Dukungan

Banyak pewaralaba yang dapat pelatihan dan dukungan dari pusat jika membeli suatu franchise. Tawaran pelatihan ini biasanya berupa training untuk operasional bisnis, cara memasak, cara menjual, dan berbagai teknik-teknik dasar untuk mengembangkan bisnis.

Tentunya ini akan sangat mempermudah kamu, karena mungkin saja kamu ingin berbisnis tetapi tidak tahu bagaimana cara menggeluti industri tersebut. Melalui pelatihan dan pendampingan ini kamu bisa lebih siap untuk berbisnis.

5. Risikonya Rendah

Risiko kegagalan bisnis franchise cenderung lebih rendah dibandingkan memulai bisnis sendiri. Pasalnya, kamu dengan membeli franchise maka kamu memiliki sistem dan pengenalan merek yang sudah mapan.

Berbeda dengan memulai dan mengembangkan bisnis sendiri, ada kemungkinan bisnis tersebut tidak laku di pasaran, sulit membesarkan merek, dan kamu kurang pelatihan serta persiapan untuk operasional bisnis.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau