“Berapa modalnya untuk usaha teh bebas tergantung budget, bisa disesuaikan dengan target pasarnya masing-masing,” tambah Gitta.
Salah satu inovasi dan variasi dalam bisnis teh juga datang dari Aventurine ID Healthy Fermented Tea, yang didirikan oleh Michael Brian Lawadi. Usaha ini memanfaatkan kombucha, teh fermentasi dengan probiotik, yang terkenal memiliki manfaat kesehatan, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan memperbaiki metabolisme.
Baca juga: 6 Alasan Bisnis Es Teh Bisa Laris Manis di Indonesia
“Pada saat awal Covid-19 tahun 2020 itu terjadi, tercetus keinginan untuk bisa berbagi kepada sekitar untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Apalagi semenjak Covid-19 itu banyak sekali peminatnya kan di mana banyak orang cari vitamin dan minuman herbal,” kata Michael kepada Kompas.com, Senin (10/4/2023).
Dengan modal kurang dari Rp 5 juta, Michael memproduksi 200–300 liter kombucha per bulan. Kombucha ini dijual dalam berbagai ukuran dengan harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 125 ribu.
Produk ini kini telah mendapatkan izin BPOM, yang semakin meningkatkan kepercayaan konsumen. Michael optimistis teh kombucha dapat menjadi alternatif minuman sehat yang digemari masyarakat luas.
Baca juga: Michael Sukses Berbisnis Teh Kombucha yang Menyehatkan
Selain melalui media sosial, ia juga memanfaatkan komunitas dan pelatihan untuk memperluas pasar.
“Strategi penjualannya sendiri saya mulai dari yang terdekat seperti ke keluarga dan teman, kemudian kita manfaatkan juga sosial media ya lewat Instagram dan WhatsApp,” tambahnya.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.