Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengeruk Cuan dari Ide Jualan Makanan Kekinian

Kompas.com - 19/06/2022, 16:42 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Bisnis kuliner selalu memiliki peluang menggiurkan karena alasan semua orang butuh makan, termasuk snack atau camilan. Jadi tak heran, banyak orang yang terjun ke bidang bisnis yang satu ini.

Dewasa ini, banyak sekali makanan kekinian yang bisa kamu jumpai. Sangat cocok dijadikan peluang usaha untuk meraup cuan berlipat. Bukan hanya mudah dijalankan, beberapa jenis makanan kekinian ini hanya membutuhkan modal awal yang kecil.

Selain itu, bisnis ini juga bisa dijalankan dengan mengandalkan berbagai aplikasi untuk memasarkannya secara online. Hal ini akan mempermudah menjangkau pasar yang lebih luas, sehingga peluang penjualan tinggi.

Berikut beberapa makanan kekinian yang bisa dijadikan sebagai ide bisnis menjanjikan, seperti dikutip dari Cermati.com.

1. Potato wedges

Saat ini, dua makanan berbahan dasar kentang, yakni kentang panjang goreng (long potato fries) dan kentang spiral (tornado potato) sedang digemari masyarakat. Bisnis makanan tersebut semakin menjamur di berbagai pusat perbelanjaan sampai pinggir jalan di lapak franchise.

Namun ada satu lagi makanan kekinian dengan bahan baku kentang yang cocok dijadikan usaha, yaitu potato wedges. Camilan yang merupakan potongan kentang yang irisannya lebih tebal dan besar, serta kulit kentang tidak dikupas.

Kamu dapat membuka bisnis potato wedges sebagai menu utama. Pengolahan potato wedges bisa dilakukan dengan cara digoreng atau dipanggang. Kemudian disajikan dengan pilihan aneka saus atau bumbu taburan, seperti rasa jagung bakar, barbekyu, atau diselimuti keju mozarella.

2. Croffle

Bisnis kuliner lain yang sedang ngetren adalah croffle. Kudapan kombinasi antara croissant dan waffle yang cocok dijadikan menu sarapan maupun camilan di sore hari bersama kopi atau teh.

Kamu dapat membuat croffle yang renyah, tetapi tetap empuk dan chewy secara otodidak dengan mempelajari resep dari YouTube atau sumber lain. Topping untuk croffle ini bisa gula halus, cokelat, keju, buah-buahan, ayam karage, mozarella tomat, tuna pedas, dan sebagainya.

3. Takoyaki

Takoyaki adalah camilan khas Jepang yang mempunyai cita rasa unik. Sebab, dibuat dari bahan baku tepung terigu yang diisi daging gurita dan ditaburi olahan ikan cakalang asap serut tipis.

Kamu bisa memodifikasinya lebih sederhana agar sesuai dengan lidah masyarakat Indonesia. Caranya dengan mengganti daging gurita menjadi sosis atau daging ayam supaya lebih hemat modal.

Jadi, kamu dapat menjual takoyaki ini dengan harga Rp 1.000 atau Rp 1.500 per buah, sehingga lebih terjangkau. Tentu saja topping ikan cakalang pun ditiadakan. Hanya menggunakan saus mayonaise dan saus sambal sebagai pelengkap.

Baca Juga: 7 Ide Peluang Usaha dari Jajanan Sekolah, Pasti Laris!

3. Churros

Peluang bisnis makanan kekinian lainnya, yaitu churros yang berasal dari Spanyol. Berbahan dasar pastri dough goreng, churros seperti sus goreng. Paling enak dimakan dengan cocolan saus coklat ataupun salted caramel.

Bisnis ini cukup menjanjikan, mengingat masih sangat jarang dijajakan di warung kaki lima atau pinggir jalan. Biasanya churros dijual di mal dengan harga cukup mahal, mulai dari Rp 20.000 per porsi.

Kamu dapat mencoba membuat churros dan menjualnya dengan harga lebih murah. Misalnya sekitar Rp 8.000 sampai Rp 10.000 per porsi. Target pasarnya menyasar anak-anak hingga orang dewasa.

Halaman Berikutnya
Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau